Wilayah Selatan Perlu Bangun Posisi Tawar

by

BUMIAYU – Masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Brebes perlu membangun posisi tawar dalam Pilkada Kabupaten Brebes.

Dengan demikian, pesta demokrasi lima tahunan itu bisa membawa perubahan positif. Ketua LSM Pampera M Jamil mengemukakan hal itu, kemarin. ’’Sudah saatnya masyarakat menjadi subjek dalam proses pemilihan bupati dan wakil bupati. Jangan lagi jadi objek yang dielus- elus selama kampanye, tapi setelahnya diabaikan,’’tandasnya.

Jamil berpendapat, kondisi wilayah selatan masih memprihatinkan. Bidang infrastruktur misalnya, masih ditemui jalan rusak. Kemudian sektor pertanian, masih ada infrastruktur bendung dan irigasi yang rusak dan terbengkalai.

Sektor lingkungan, lanjut Jamil, juga belum ada pembenahan serius, terutama kerusakan lingkungan di daerah hulu. Selain itu, tata kota Bumiayu yang makin semrawut dan ruang terbuka atau taman kota yang tak kunjung terwujud. ’’Ini yang harus diperjuangkan masyarakat agar ke depan ada perubahan positif,’’ ucap Jamil.

Kontrak Politik

Masyarakat, menurut Jamil, harus belajar dari pengalaman pilkada sebelumnya guna memilih pemimpin terbaik. Salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat adalah dengan terus kritis terhadap janji-janji atau program yang ditawarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati.

’’Masyarakat harus kritis. Janjijanji pasangan calon harus harus bisa dikonkretkan dalam bentuk kontrak politik. Jangan sebatas retorika,’’tegasnya. Pilkada Brebes akan dilaksanakan pada 15 Februari 2017.

Ada dua pasangan calon yang akan dipilih masyarakat, yaitu petahana Idza Priyanti- Narjo yang didukung PDIP, PPP, PKB, Golkar, PAN, Demokrat, Hanura. Kemudian Suswono-Ahmad Musttaqin yang didukung PKS dan Gerindra. (H51-57)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *