Wenger Rasakan Sedikit Penyesalan di Balik Kemenangan Atas Basel

by
Foto: FIFA.com

Foto: FIFA.com

LONDON, kecirit.com – Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengaku merasakan sedikit penyesalan di balik kemenangan yang dipetik Arsenal atas Basel.

“Di babak pertama, itu adalah sebuah penampilan dengan kualitas top. Kecepatannya, kualitas dari pergerakan kami, kualitas tekniknya. Kami menciptakan banyak situasi berbahaya,” kata Wenger dikutip Sky Sports.

Saat menghadapi Basel di Emirates Stadium, Kamis (29/9) dini hari WIB, Arsenal menang 2-0 melalui sepasang gol dari Theo Walcott. Pertandingan berjalan relatif nyaman untuk Arsenal. Tak sekadar dominan dalam penguasaan bola yang mencapai angka 58%, Arsenal juga punya banyak kesempatan.

Arsenal mengemas Ada 13 percobaan dengan delapan di antaranya mengarah ke gawang dalam catatan sportradar. Di lain sisi, dominasi Arsenal sukses membatasi peluang untuk Basel, dengan hanya lima upaya mencetak gol dan dua darinya yang tepat sasaran.

Meski demikian, ada sedikit ganjalan yang dirasakan Wenger setelah menilai timnya seharusnya bisa menang lebih besar jika penyelesaian akhir lebih baik.

“Saya ingin menyelamati tim saya untuk kualitas yang mereka hasilkan malam ini. Satu-satunya penyesalan saya adalah kami tidak cukup menuntaskan peluang-peluang kami. Tapi ini basis bagus untuk mencicipi lebih banyak kemenangan,” kata manajer asal Prancis itu

Kenyataan bahwa dari delapan tembakan tepat sasaran hanya berujung dua gol sedikit banyak menunjukkan Arsenal sedikit menyianyiakan kans. Ambil contoh Alexis Sanchez, yang setidaknya mendapatkan dua kesempatan emas di mana tinggal berhadapan dengan kiper, namun gagal memaksimalkannya.

“Di babak kedua, kami sedikit bersantai. Kami tidak bisa mencetak gol ketiga. Tapi sulit untuk menjaga tempo itu selama 90 menit, menjaga akurasi dalam umpan dengan kecepatan pertandingan. Tapi saya rasa babak pertama itu kualitas top, sungguh top,” imbuhnya.

Arsenal memang tampil lebih trengginas di babak pertama. Dari delapan upaya tepat sasaran yang mereka catatkan, tujuh dibukukan di paruh pertama. Ketujuhnya didapatkan hanya dari melepaskan sembilan percobaan.

(Andika Primasiwi, ds / CN26)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *