Waspadai Bencana di Musim Penghujan

by
RAWAN KECELAKAAN: Tingginya intensitas hujan yang akhir-akhir ini turun mengguyur Kota Rembang menciptakan genangan-genangan air di bahu jalan sehingga rawan menyebabkan kecelakaan. (kecirit.com/Ilyas al-Musthofa)

RAWAN KECELAKAAN: Tingginya intensitas hujan yang akhir-akhir ini turun mengguyur Kota Rembang menciptakan genangan-genangan air di bahu jalan sehingga rawan menyebabkan kecelakaan. (kecirit.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, kecirit.com – Warga Kabupaten Rembang diminta untuk meningkatkan kewaspadaan seiring dengan mulai tingginya intensitas hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir. Pasalnya, tingginya intensitas hujan dikhawatirkan juga akan berdampak pada terjadinya bencana di tengah masyarakat.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, saat ini ada tiga jenis bencana yang tengah mengintai. Tiga bencana yang rentan terjadi di musim penghujan ini adalah tanah longsor, angin kencang dan abrasi.

Kepala BPBD Kabupaten Rembang, melalui Kasi Logistik Akhmad Makruf mengungkapkan, ada empat kecamatan yang teridentifikasi menjadi titik rawan longsor. Empat kecamatan itu adalah Lasem, Sale, Sedan dan Pancur.

Di Lasem, dua desa termasuk rawan longsor yakni Sendangmulyo dan Sendangcoyo. Di Sedan ada empat desa masing-masing Lemah Putih, Kumbo, Pacing dan Dadapmulyo. Di Pancur ada dua desa, yakni Wuwor dan Sidowayah.

Sedangkan di Kecamatan Sale hanya teridentifikasi satu desa, yakni Bitingan. “Untuk antisipasi longsor, kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat daerah rawan bencana. Informasi melalui surat kepada setiap camat dan diteruskan kepada Kades setempat juga sudah kami sampaikan,” jelas Makruf.

Selain longsor, angin kecang juga patut diwaspadai oleh masyarakat Kabupaten Rembang. Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, ada empat kecamatan yang termasuk rawan angin kencang, yakni Kota Rembang, Sumber, Kaliori dan Pamotan.

“Warga perlu tahu ciri awal terjadinya angin kencang. Jika cuaca panas dan terik kemudian tiba-tiba mendung tebal dan hujan, biasanya diawali dengan angin kencang. Masyarakat wajib waspada jika menghadapi situasi seperti itu,” ujar dia.

(Ilyas al-Musthofa/CN39/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *