Waspadai Bencana Akibat Aliran dari Kawasan Hulu

by
Foto: Antaranews

Foto: Antaranews

SEMARANG, kecirit.com – Pemkot Semarang masih mewaspadai potensi bencana yang diakibatkan oleh aliran air dari wilayah hulu terutama di beberapa sungai yang belum dinormalisasi, seperti Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Beringin, Plumbon, Tenggang, Banger dan Kali Semarang.

“Kewaspadaan ekstra itu perlu karena saat musim peralihan seperti sekarang ini pun curah hujan sudah mulai sering, tapi karena ini pengaruh badai El Nino atau semacammnya dan bukan karena musim hujan,” kata Iwan Budisetyawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.

Pihaknya memetakan wilayah mana saja yang perlu perhatian serius sekitar bulan Desember dan Januari, karena saat-saat itu curah hujan sudah sangat tinggi dan mencapai puncaknya.

Ditemui di Balai Kota Kamis (27/10), Iwan juga mewaspasdai potensi longsor yang ditengarai petanya tak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Maka saya meminta perhatian warga yang tinggal di wilayah perbukitan agar berhati-hati,” lanjut Iwan Budisetyawan.

Pascagelar pasukan menghadapi tibanya musim hujan yang diselenggarakan pekan lalu di halaman Balai Kota, seluruh potensi kebencaan seperti SAR (Search and Resque), relawan, Kelurahan Siaga Bencana (KSB) dan para mahasiwa pecinta alam disiagakan.

“Pada musim hujan tahun ini meski peta bencana mungkin sama dengan tahun sebelumnya, tapi kami ada penambahan personel. Ini untuk langkah antisipasi saja,” tutup Iwan Budisetyawan.
(Bambang Isti/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...