Waspada Dini Mandiri Diminta Diterapkan

by

CILACAP – Badan Penanunggalangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah waspada dini mandiri. Ini sebagai langkah untuk mencegah adanya korban jiwa jika sebuah bencana terjadi.

’’Kami sudah melakukan banyak penyuluhan di daerah rawan bencana agar masyarakat menerapkan waspada dini mandiri,’’ kata Ketua Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, kemarin. Dikatakan, salah satu tekanan waspada diri mandiri yang dianjurkan adalah upaya untuk mengevakuasi diri jika terjadi hujan deras lebih dari dua jam. Ini terutama untuk daerah yang rawan banjir dan longsor seperti di daerah Cilacap barat.

’’Jika hujan deras selama dua jam atau lebih kami anjurkan warga yang di daerah rawan banjir atau longsor untuk mengungsi ke tempat aman,’’ kata Tri Komara. Lebih lanjut dikatakan, selain melakukan sosialisasi waspada diri mandiri, langkah lain yang sudah dilakukan pihak BPBD Cilacap adalah memasang alat Early Warning System (EWS) longsor di daerah rawan longsor.

Alat bantuan dari sejumlah pihak ini akan memberi peringatan jika ada pergerakan tanah yang berpotensi longsor. ’’Kami berharap sosialiasi terus menerus waspada bencana dan pemasangan alat peringatan dini ini bisa mencegah jatuhnya korban saat bencana longsor terjadi,’’ kata Tri Komara.

Di sisi lain, pihak BPBD Cilacap sudah menyiagakan personel baik di tingkat BPBD Cilacap maupun di tingkatan UPT BPBD yang ada di daerah. Pihak pemerintahan kecamatan dan desa juga dihimbau untuk aktif berkomunikasi dengan pihak BPBD mengabarkan kondisi wilayah masingmasing.

Seperti diberitakan sebelumnya, musim hujan saat ini sudah memberi dampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah Cilacap barat. Di sisi lain, musim hujan diperkirakan baru akan mengalami puncaknya pada November depan yang berarti potensi turunnya hujan deras masih besar di waktu depan. (G21-78)

loading...