Warga DKI Kenal Haji Lulung Sebagai ‘Biang Ribut’

by
Warga DKI Kenal Haji Lulung Sebagai 'Biang Ribut'

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa Ahok dianggap masih punya citra positif di mata masyarakat. Sebaliknya, Wakil Ketua DPRD, Abraham Lunggana atau Lulung yang kerap berselisih dengan Ahok, justru mendapatkan konotasi negatif.

Anggapan ini berdasarkan hasil survei Populi Center terhadap seribu warga Jakarta di enam wilayah Jakarta pada 11-15 Maret 2015 lalu margin of error 3,09 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut, warga DKI meringkas citra Ahok dan Lulung dalam beberapa kata. Sosok Ahok dirangkum dalam kata, gubernur, aspiratif, arogan, tegas, berani, blak-blakan, jujur, dan lain sebagainya.

“Ahok cenderung mendapatkan kata atau konotasi yang positif. Sedangkan, ketika kami tanya satu kata tentang DPRD DKI, yang masyarakat ingat adalah Haji Lulung yang kini semakin dikenal, dana siluman, kisruh, ribut terus, korupsi, dan lain sebagainya. Kebanyakan yang kami dapatkan adalah kata-kata dalam konotasi negatif,” papar Ketua Populi Center, Nico Harjanto kepada wartawan di kantor Populi Center, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (19/3).

Ke depannya, Nico juga mengungkapkan adanya penilaian tersebut bagi keduanya bisa menjadi cerminan dan tolak ukur agar keduanya mempertahankan hal baik dan mengubah yang kurang baik.

“Hal tersebut pun menjadi pekerjaan rumah bagi DPRD untuk membenahi diri,” tutupnya.