Usai Ritual, Dukun Cabuli Pasien

by
Polisi menunjukkan Halifi Maulana Sidiq (54), tersangka pelaku pencabulan, di Mapolres Temanggung, Selasa (29/11). (SM/Raditia Yoni Ariya)

Polisi menunjukkan Halifi Maulana Sidiq (54), tersangka pelaku pencabulan, di Mapolres Temanggung, Selasa (29/11). (SM/Raditia Yoni Ariya)

TEMANGGUNG, kecirit.com – Halifi Maulana Sidiq (54), warga Desa Mojotengah, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, harus berurusan dengan pihak berwajib, lantaran dilaporkan telah menyetubuhi FEK (19), wanita muda asal Kecamatan Tlogomulyo, yang merupakan pasien ritualnya.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti mengatakan, kasus ini bermula dari konsultasi FEK kepada Halifi terkait persoalan hidupnya. Oleh tersangka, FEK kemudian disarankan untuk lelaku bersih diri menggunakan sebuah ritual khusus yang harus dilakukan di tepi Pantai Selatan.

Keduanya kemudian sepakat bertemu di Alun-alun Temanggung pada hari Rabu (16/11) sekitar pukul 14.00. Mereka lalu pergi ke Yogyakarta menggunakan mobil menuju Parang Tritis dan Parangkusumo. Di sebuah tempat khusus di atas batu besar FEK disuruh mandi kembang setaman, namun usai ritual justru FEK disetubuhi oleh tersangka.

“Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan keluarga korban yang kami tindaklanjuti dengan mengamankan pelaku. Hasil penyidikan sementara ini diduga kuat jika korban diperlakukan secara tidak senonoh, dan ritual yang dimaksud oleh tersangka hanya sebuah kedok belaka untuk mengelabuhi korban,”ujarnya Selasa (29/11).

Tersangka Halifi kepada wartawan mengaku semula korban yang menemui dirinya dan menumpahkan kegalauan hidupnya karena sudah empat kali hubungan cintanya kandas. Oleh Halifi kemudian disarankan melakukan ritual mandi kembang setaman di pinggir Pantai Selatan untuk membersihkan diri.

“Saat mandi itu kan tempatnya gelap maka dia ketakutan dan minta ditemani, tapi hasrat kelelakian saya tidak tahan hingga terangsang. Lalu, dia saya ajak tidur di hotel dan dia mau, itu saja setelahnya kita pulang lagi ke Temanggung,”katanya.

(Raditia Yoni Ariya/CN34/SM Network)