Tugiman Ketahui Penyerahan Uang dari Samsul Hidayatullah

by
Foto: Antara

Foto: Antara

JAKARTA, kecirit.com – Tugiman mengaku mengetahui soal penyerahan uang dari Samsul Hidayatullah kepada Berthanatalia Ruruk Kariman. Tugiman merupakan sopir dari Berthanatalia Ruruk Kariman. Dia membenarkan adanya pemberian kantong plastik warna merah berisi sejumlah uang dari Samsul.

Tugiman dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) sebagai saksi untuk Berthanatalia Ruruk Kariman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (29/9).

Diceritakan Tugiman, kejadian bermula ketika dirinya diminta mengantar Berthanatalia Ruruk Kariman yang merupakan istri dari Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, Karel Tuppu, untuk bertemu Samsul di Spring Hill (Kemayoran) Jakarta Pusat pada bulan Juni lalu. Saat itu Bertha baru saja selesai mengikuti persidangan Saipul Jamil di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. “Saya cuma lihat ada kantong plastik yang ditaruh di jok belakang mobil. Itu dari Pak Samsul. Saya tidak tahu isinya apa,” kata Tugiman.

Tugiman baru mengetahui bahwa kantong plastik itu berisi uang saat diperiksa di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kantong plastik itu kembali dibawa saat Tugiman mengantarkan Bertha ke Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta Utara pada 15 Juni lalu.

Menurut Tugiman, seseorang keluar dari dalam mobil Pajero dan menghampiri mobil yang dikendarainya. Bertha, kata dia, kemudian membuka kaca mobil dan menyerahkan kantong plastik warna merah tersebut. “Ada orang turun dari mobil hitam. Saya tidak tahu dia siapa tapi pakaian warna hitam putih. Saya cuma mengira mungkin dia pegawai Pengadilan Negeri,” kata Tugiman.

Belakangan baru diketahui orang itu adalah Rohadi. Setelah proses serah terima kantong plastik tersebut, mobil pun bergegas pergi. Namun belum sempat pergi menjauh, mobil itu dicegat petugas KPK. “Waktu di KPK saya dikasih tahu isi (kantong plastik, red) Rp 250 juta,” kata Tugiman.

Dalam surat dakwaan, bungkusan plastik merah yang diberikan Samsul berisi tersebut berisi uang sebesar Rp 300 juta. Uang tersebut guna diserahkan kepada Ketua Majelis Hakim yang memimpin persidangan terhadap Saipul Jamil. Bertha kemudian menyerahkan uang sejumlah Rp 250 juta kepada Rohadi.

Penyerahan dilakukan di depan Kampus Univeristas 17 Agustus 1945 di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Sesaat setelah terjadi penyerahan uang, Bertha dan Rohadi ditangkap oleh petugas KPK. (Budi Yuwono/CN38/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *