Terkesan Salatiga

0
31

UDARA sejuk di kota Salatiga, ternyata membuat Manajer PLN Unit Layanan Salatiga Dwi Handayani ini terkesan. Wanita kelahiran 23 Maret 1980 ini, sebelumnya lebih akrab dengan daerah yang memiliki suhu cukup panas. Ibu tiga puteri ini, lahir dan besar di Palembang Sumatera Selatan. Daerah ini cenderung bersuhu lebih hangat dibanding Salatiga.

Selama bertugas pun berpindah-pindah dan kebetulan juga mendapat daerah yang panas pula. Tugas pertama di Bangka Belitung sejak tahun 2003 usai lulus S-1 Teknik Elektro Universitas Sriwijaya Pelembang. Selama bekerja tujuh tahun di PLN bangka Belitung, Dwi mendapatkan beasiswa S-2 Teknik Elektro di UGM. Kemudian pernah kerja di PLN Yogyakarta selama setahun, sebagai staf dan kariernya meningkat menjadi manajer rayon di Kutoarjo dan Purworejo serta Semarang Timur, yang dijalaninya ratarata setahun. Tahun 2014, wanita ramah ini berpindah tugas lagi menjadi asisten manajer PLN Area Kudus.

Sejak tahun 2015, naik jabatan menjadi Manajer PLN Unit Layanan Salatiga hingga saat ini. ”Pada prinsipnya, di mana pun tempat bekerja, saya selalu menikmati dan berupaya bekerja dengan profesional. Kalau di Salatiga ini, memang khas karena udaranya yang sejuk sehingga membuat saya nyaman,” katanya.

Keunikan lain di Salatiga ini, menurut wanita berkerudung ini, di antaranya kota kecil tetapi cukup dinamis. Misalnya pelanggan PLN di kota ini lebih banyak pelanggan besar, dibanding pelanggan rumah tangga. Dengan begitu pendapatan PLN pun besar. ”Semua pelanggan harus dilayani dengan baik. Itu tugas saya termasuk memelihara jaringan tanpa pemadaman agar p e l a n g g a n tidak dirugikan,” tuturnya. ( Moch Kundori-63)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here