Terkait Saling Lapor Perkara Mobil Partai, Dua Pihak Diminta Mediasi

by
Foto: istimewa

Foto: istimewa

PURWOREJO, kecirit.com – Kepala Kepolisian Sektor Kota Purworejo, Ajun Komisaris Polisi Bambang Sulistyo menyarankan Wakil Ketua DPRD Purworejo, Yophi Prabowo dan Mantan Wakil Ketua DPRD Purworejo, Muhamad Abdullah melakukan langkah mediasi, guna mencari titik temu permasalahan dua mobil pick up yang diklaim milik Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Purworejo tersebut.

“Kedua belah pihak memang mendatangi Polsek Purworejo. Mereka melaporkan terkait perkara mobil partai. Kami sebagai penegak hukum, menerima pengaduan keduanya. Kami menyarankan kepada mereka, segera dilakukan langkah mediasi, dengan cara yang baik
guna mencari keputusan yang bijak,” ungkapnya saat menerima aduan Abdullah.

Upaya tersebut perlu dilakukan, sebelum nantinya persoalan lebih jauh ke arah penyelidikan. Diharapkan, dengan difasilitasi Polsek Purworejo, upaya mediasi antar kedua belah pihak bisa berjalan baik. “Kami berharap kedua belah pihak juga tetap bersabar, menjaga kondusivitas wilayah Purworejo. Diharapkan, persoalan ini selesai melalui jalur mediasi,” ujar Bambang.

Sementara itu, Mantan Wakil Ketua DPRD Purworejo, Muhamad Abdullah menyebutkan, dirinya siap kapanpun dilakukan mediasi oleh pihak Polsek Purworejo. Dia mengaku akan menghargai apapun yang akan dilakukan pihak polsek. “Silahkan, jika memang perlu dilakukan mediasi. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak polsek,” ungkapnya.

Menurut dia, dirinya juga telah berupaya menyelesaikan masalah tersebut dengan baik-baik dan dengan cara yang terhormat dan bermartabat. Namun, karena merasa nama baiknya, keluarga serta organisasi tercoreng akibat pernyataan Wakil Ketua DPRD Purworejo, Yophi Prabowo di media online Purworejo, dia juga melaporkan balik.

Dia menyebutkan, berita yang dipublikasikan dua media online Purworejo dikategorikan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 1 angka 1 dan angka 4 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). “Saya menilai, berita elektronik yang disampaikan saudara Yophi adalah fitnah, sekaligus pencemaran nama baik,” tutur dia.

Menurut Abdullah, terkait pencemaran nama baik diatur dalam Pasal 27 ayat 3 UU ITE. Pasal itu berbunyi; ‘Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik’.

Terpisah, Yophi Prabowo menyebutkan, DPC Partai Demokrat Purworejo sudah mengambil langkah kekeluargaan dengan melakukan komunikasi. Meminta mobil aset partai tersebut dengan baik-baik, namun tetap belum dikembalikan. “Harapan kami mobil itu segera dikembalikan ke Partai Demokrat. Karena itu menjadi hak partai dan pengurus,” katanya. (M Abdul Rohman/CN38/SM Network)

loading...