Tebing Longsor, Batu Besar Nyaris Tutup Jalan

by
DI PINGGIR JALAN: Batu berukuran besar yang longsor di tebing Jalan Raya Tawangsari-Weru, Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (26/10).(kecirit.com/Asep Abdullah)

DI PINGGIR JALAN: Batu berukuran besar yang longsor di tebing Jalan Raya Tawangsari-Weru, Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (26/10).(kecirit.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, kecirit.com – Batu berukuran besar nyaris menutup arus lalu lintas usai terjadinya longsoran pada tebing di Jalan Raya Tawangsari-Weru, Desa Grajegan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Dari pantauan di lapangan, ada dua buah batu berdiameter 1,5 meter yang menggelinding di pinggir jalan penghubung antar kecamatan tersebut. Para pengendara yang melintas di sepanjang tebing setinggi 4-5 meter itu, tampak hati-hati. Bahkan seorang pengendara sempat kaget, karena batu yang menggelinding itu, berada di tikungan jalan raya.”Beruntung tidak menutup jalanan yang ramai sepanjang 24 jam. Apalagi memakan korban,” terang pengendara motor, Ridwan (39), Rabu (26/10).

Seorang warga, Narto (50) menjelaskan, batu besar yang menggelinding akibat tebing longsor itu, sebelumnya sempat dikhawatirkan. Pasalnya hujan yang terjadi beberapa minggu lalu, membuat tekstur tanah menjadi labil. Namun batu besar tersebut tidak menghalangi jalanan. Dia berharap ada tindakan secara cepat untuk mengevakuasi batu itu.“Dipastikan tidak ada yang tertimpa. Tetapi kami berharap dipindahkan. Jangan sampai mencelakakan warga dan juga pengendara yang melintas,” harap dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, Suprapto membenarkan, tidak ada korban dalam longsornya tebing. Sehingga mengakibatkan batu besar menggelinding. Dia pun memastikan, batu-batu itu tidak menghalangi Jalan Raya Tawangsari-Weru. Namun dia mewaspadai adanya longsoran susulan pada titik-titik tebing di sepanjang jalan tersebut. “Hanya di pinggir jalan saja. Kami tengah koordinasi dengan perangkat desa dan kecamatan untuk mengevakuasi,” akunya.
(Asep Abdullah/CN40/SM Network)