Target Pendapatan Tidak Tercapai, TPP PNS Dikurangi

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

BLORA, kecirit.com – Efisiensi anggaran juga akan diterapkan Pemkab Blora. Hal itu dilakukan menyusul target pendapatan daerah 2016 diperkirakan tidak terpenuhi. Pemkab Blora pun mengambil kebijakan mengurangi tambahan penghasilan pegawai (TPP). Jumlahnya sebesar 25 persen.

‘’Pengurangan itu mulai berlaku bulan Oktober ini,’’ ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunadi, Jumat (21/10).

Gunadi menyebutkan selain pendapatan asli daerah (PAD), sejumlah obyek pendapatan berupa bagi hasil dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi Jateng tahun ini nominalnya juga berkurang. Oleh karena itu menurutnya, Pemkab Blora harus melakukan efisiensi anggaran. Salah satu efisien tersebut diwujudkan dengan pengurangan nominal TPP PNS.

‘’Bupati Djoko Nugroho secara resmi akan menuangkan kebijakan pengurangan TPP itu dalam surat keputusan,’’ tandasnya.

TPP bagi PNS selama ini diberikan setiap bulan, biasanya pertengahan bulan. Besaran TPP berbeda antara satu kabupaten dengan daerah lainnya. Nominal TPP antara lain didasarkan pendapatan yang diterima daerah. TPP diberikan untuk memacu kinerja pegawai.

Di Blora, TPP yang dibayarkan kepada PNS sejak Januari 2016 terinci untuk pejabat eselon II sebesar Rp 3,5 juta/bulan, pejabat eselon III Rp 1,8 juta/bulan, pejabat eselon IV Rp 1,4 juta/bulan. Sedangkan untuk PNS golongan III sebesar Rp 1 juta perbulan dan PNS golongan II Rp 700 ribu perbulan.

‘’Dengan adanya pengurangan TPP PNS sebesar 25 persen itu, jumlah anggaran yang dihemat sekitar Rp 3,5 miliar,’’ kata Gunadi.

(Abdul Muiz/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)