Tahun Depan, Ekonomi Diprediksi Tumbuh 5,1%

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

JAKARTA, kecirit.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2017 menjadi Undang-undang. Pada APBN 2017, ekonomi diproyeksi tumbuh 5,1% atau lebih rendah dari proyeksi sebelumnya sebesar 5,3%.

“Sebagaimana telah disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran DPR-RI pada Pembicaraan Tingkat I telah dapat ditetapkan berbagai besaran indikator makro tahun 2017 sebagai berikut pertumbuhan ekonomi 5,1%, inflasi 4%,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat sidang paripurna DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/10).

Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diasumsikan di angka 13.300. Kemudian, tingkat Suku bunga SPN 3 bulan disepakati 5,3%. Sedangkan harga minyak mentah Indonesia atau ICP (Indonesia Crude Price) disepakati 45 dolar AS per barel.

Disepakati pula lifting minyak bumi 815 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.150 ribu barel per hari. Menurut Ani, penetapan proyeksi indikator ekonomi makro tersebut mencerminkan kondisi ekonomi yang realistis saat ini. Hal itu dengan perkiraan tantangan kondisi ekonomi global dan kondisi nasional yang perlu dijaga momentum pertumbuhannya di 2017.

Ani memaparkan, untuk mencapai target tersebut pemerintah akan konsisten mendorong sumber pertumbuhan ekonomi nasional dengan memperbaiki iklim investasi melalui berbagai paket kebijakan ekonomi.

Pemerintah juga akan berkoordinasi kebijakan dengan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas, dan pemberian insentif pada dunia usaha, serta pembangunan infrastruktur.

“Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kualitas belanja negara untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan,” katanya.

(Kartika Runiasari/CN39/SM Network)