Tabayyun, Nusron Wahid Sowan Ma’ruf Amin

by

JAKARTA – Ketua PBNU yang juga pendukung calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Nusron Wahid, Selasa (25/10), bersilaturahmi ke kediaman Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin.

Silaturahmi tersebut dalam rangka tabayyun menyangkut beberapa hal yang belakangan ini ramai di media sosial (medsos). Salah satu isu yang belakangan ini beredar di medsos adalah tudingan yang menyebutkan Nusron bersikap tidak hormat kepada ulama ketika menyampaikan penjelasan soal tafsir Surat Al-Maidah.

”Alhamdulillah, pagi ini (kemarin-Red) saya silaturahmi dan tabayyun beberapa hal dengan Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin di kediamannya. Suasana silaturrahmi penuh keakraban dan layaknya anak dengan orang tua. Tidak seperti yang dipersepsikan orang selama ini,” kata Nusron usai pertemuan.

Dalam silaturahmi itu, menurut Nusron, Ma’ruf Amin yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu juga menyatakan tidak setuju umat Islam berdemonstrasi di jalan. ”Kata beliau, ‘Saya juga tidak sepakat kalau ada aksi di jalan’.

Beliau juga menghargai pilihan dan sikap saya,” ujarnya. Nusron menggambarkan suasana pertemuan itu penuh keakraban dan cair. Mereka juga berdiskusi mengenai dinamika politik terkini. ”Kalau ada perbedaan, itu biasa dalam NU. Silaturahmi dan ukhuwah nahdliyyah tidak pernah putus. Inilah indahnya sowan,” imbuh mantan ketua tim sukses Ahok itu.

Silaturahmi ini, lanjut Nusron, merupakan pelajaran untuk semua pihak agar bersikap dewasa dalam menghadapi perbedaan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ribut dengan para ulama, apalagi dengan kiai sepuh seperti KH Ma’ruf Amin. ”Kenapa kok orang lain menganggap ribut. Pasti (yang meributkan) bukan orang NU,” ujarnya. (di-59)

loading...