Stop Pungli, Kapolres Sidak Samsat dan Satlantas

by
Kapolres Blora, AKBP Surisman didampingi Kasat Lantas, AKP Febriyani AER berdialog dengan pemohon SIM saat melakukan sidak di Satlantas Polres Blora. (kecirit.com/Sugie Rusyono)

Kapolres Blora, AKBP Surisman didampingi Kasat Lantas, AKP Febriyani AER berdialog dengan pemohon SIM saat melakukan sidak di Satlantas Polres Blora. (kecirit.com/Sugie Rusyono)

BLORA, kecirit.com – Pembersihan praktek pungutan liar (pungli) dan juga percaloan di jajaran Polres Blora terus digencarkan oleh Polres Blora. Kapolres Blora, AKBP Surisman didampingi Kasat Lantas, AKP Febriyani AER, melakukan sidak di pelayanan kantor Samsat Blora.

Di Samsat Blora Kapolres melihat langsung pelayanan pengurusan. Hanya sebentar orang nomor satu di polres Blora ini di Samsat, lalu beralih menuju Satlantas untuk melakukan hal yang sama apakah ada praktek pungli ataupun tidak .

Di sejumlah ruangan dilihat oleh Kapolres, termasuk melakukan dialog dengan beberapa pemohon SIM di ruangan test tulis.”Sidak ini sebagai tindak lanjut dan aksi nyata penerapan gerakan sapu bersih pungli, khususnya di internal Polres Blora,” ungkap AKBP Surisman.

Sidak akan tetap rutin dilakukan dan namanya sidak juga tidak terjadwal, bisa nanti di satuan lain ataupun di tiap Polsek, serta sejumlah pelayanan umum kepada masyarakat. “Dikedua tempat tidak ditemukan adanya pungli atau calo, masyarakat mengurus sesuai dengan prosedur yang ada,” katanya.

Kapolres menegaskan, masyarakat dipersilahkan lapor jika menemukan adanya personelnya melakukan praktek pungli atau menjadi calo. Bukan hanya di polres saja, masyarakat jika menemukan atau menjumpai di instansi lain juga dipersilahkan lapor atau sms ke nomor hotline yang saat ini sudah disebar.

Nomor yang di bagikan itu adalah nomor pribadi milik Kapolres. Semenjak diluncurkan stop Pungli dan no ponsel hotline, belum ada laporan masyarakat yang ditujukan ke institusi polisi. Namun ada satu laporan dari warga soal rekruitmen satpam di salah satu bank dengan praktek pungli. Laporan itu jelas akan ditindak lanjuti, dan jika nantinya ada oknum polisi yang terlibat maka akan dikenakan sanksi.

Adanya imbauan itu, diharapkan masyarakat dan anggota polres yang melanggar, akan merasa malu jika melanggar. Saat ini segala kepengurusan yang ada dasarnya disesuaikan dengan peraturan yang ada.”Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi disiplin khusus,” tandas Surisman.
(Sugie Rusyono/CN40/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *