Soal Underpass, Satker Metro dan Bina Marga Saling Tunggu

by
Inilah salah satu dari dua titik bangunan yang belum dibongkar terkait proyek Underpass Jatingaleh. (kecirit.com / Bambang Isti)

Inilah salah satu dari dua titik bangunan yang belum dibongkar terkait proyek Underpass Jatingaleh. (kecirit.com / Bambang Isti)

SEMARANG, kecirit.com – Dari sekitar enam instansi yang sebagian lahan pekarangannya harus digusur (dibongkar) terkait pelebaran jalan proyek Underpass Jatingaleh, sampai saat ini tinggal dua titik yang belum dilakukan pembongkaran. Yakni halaman Kantor Pajak Pratama Jatingaleh dan Wisma Angkatan Laut.

Langkah pembongkaran itu mendesak dilaksanakan demi mengejar target akhir tahun bahwa semua pelaksanaan pelebaran jalan harus selesai. Tapi yang terjadi sekarang ini terkesan adanya saling menunggu antara Satuan Kerja (Saker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Metropolitan Semarang dan Bina Marga Kota Semarang.

Menurut Sukardi, Kabid Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Bina Marga Kota Semarang, “Dua titik itu sudah siap untuk dibongkar, karena tidak ada lagi kendala terkait proses pembebasan tanah, dan masing-masing pemilik lahan sudah mempersilakan dibongkar. Sekarang kami sedang menunggu Satker Metro kapan akan membongkar,” kata Sukardi dihubungi Rabu (26/10).

Selama pengerjaan pelebaran jalan, Sukardi mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan pembebasan lahan, dengan rincian enam lahan milik instansi, beberapa BUMM, BUMN, Kantor Kelurahan, bangunan TNI dan sisanya bidang tanah milik perorangan.

Dihubungi terpisah, Supriyono, Pelaksana Satker PJN Metropolitan Semarang soal progres proyek Underpass Jatingaleh ini, “Kami sekarang sedang mengurus perpanjangan pembangunan ke Kementerian Keuangan melalui Kementerian PUPR,” katanya.
(Bambang Isti/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *