Sensasi Pedas Mangut Beong Borobudur

by

BILA melancong ke daerah Magelang, rasanya kurang lengkap jika tak mencicipi kuliner khas mangut beong atau bayong di Rumah Makan ‘’Sehati Selera Pedas’’ di Dusun Mbumen, Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur. Rumah makan yang berlokasi di tengah kampung dengan udara sejuk itu makin dikenal karena menunya sangat spesial.

Ikan beong dikenal sebagai ikan liar yang tidak bisa dibudidayakan dan berada di sungai atau parit. Kandungan gizinya pun sangat tinggi. Kelezatan ikan ini makin terasa karena dimasak menyerupai gulai yang lebih encer. Apalagi rasanya super pedas dan sangat nendang. Tak heran bila selama ini banyak orang penting dan artis yang datang ke Magelang menyempatkan merasakan kuliner mangut beong ini. Terakhir yang datang ke rumah makan itu vokalis jazz Trie Utami.

Bahkan di diinding rumah makan itu ada juga tokoh sekaliber Mari Pangestu hingga Markus Horizon yang sempat mencicipi mangut beong khas Sungai Progo. Menurut Istikomah (45), generasi kedua yang mengelola rumah makan warisan orang tuanya bersama adiknya Nur Rohman, sejak Juli 2015 pihaknya memindahkan rumah makan ‘’Sehati Selera Pedas’’ ke lokasi agak dalam.

Semula rumah makan itu di tepi ruas jalan Borobudur-Salaman, sekitar 1,5 kilometer dari Candi Borobudur. Meski sekarang berpindah agak menjorok ke dalam, lokasinya mudah dijangkau.

Dari pusat pemerintahan Kabupaten Magelang di Mungkid pun tak terlalu jauh. Kita bisa terus melewati jalan kabupaten ke arah Salaman dan setelah sampai di Dusun Mbumen masuk ke dalam sekitar 300 meter ada pendapa yang artistik dan bisa menampung sekitar 150 tamu serta lesehan.

Dilengapi Terancam

Menu utama di rumah makan ini tentu mangut beong. Pilihannya ada mangut kepala beong, ada juga yang suka satu ekor beong. Ciri khas mangut beong Borobudur ini ada pada cita rasa yang pedas dari bumbu murni cabai, tidak pakai merica dan ketumbar. Untuk mengurangi bau amis ikan beong dan agar rasanya makin sedap, Istikomah menambahkan bumbu dari kunyit, lengkuas, serai dan daun salam. Sensasi lain yang melengkapi mangut beong ini yakni satu paket dengan terancam dari daun-daun segar dan diberi bumbu ala kluban Jawa. Sambil menikmati mangut beong, kita bisa menyantap terancam tersebut.

Istikomah menjelaskan, proses pembuatan mangut beong dimulai dengan membersihkan ikan terlebih dahulu. Kemudian menyiapkan semua bumbu tersebut.

Untuk menghilangkan bau amis dari beong, dicuci dengan daun jeruk. Kemudian ikan beong terlebih dahulu digoreng sebelum dimasukkan ke dalam gulai. (Komper Wardopo-36)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *