Sambangi Stasiun Tugu, BNN DIY Cek Dadakan Urin Pegawai Kereta Api

by
TES URINE: Petugas BNNP DIY tengah mengecek urine milik para pegawai kru dan non kru kereta api di Kantor UPT Kru Kereta Daop 6 Jogja di Stasiun Tugu, Kamis (27/10). Total tes diikuti 135 pegawai kereta api. (Foto: kecirit.com/Gading Persada)

TES URINE: Petugas BNNP DIY tengah mengecek urine milik para pegawai kru dan non kru kereta api di Kantor UPT Kru Kereta Daop 6 Jogja di Stasiun Tugu, Kamis (27/10). Total tes diikuti 135 pegawai kereta api. (Foto: kecirit.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, kecirit.com – Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DIY menggelar tes urin mendadak di Stasiun Tugu Jogja, pagi tadi. Meski secara keseluruhan hasil tes negatif dari narkoba, namun tes yang dilakukan terhadap 135 pegawai kereta api tersebut sempat membuat terkejut pegawai yang akan menjalani tes.

“Pagi ini kami beserta tim terpadu lainnya dari Polda DIY, POM TNI, BNN Sleman dan Kota Jogja serta dari petugas PT KAI melakukan tes urin secara mendadak,” papar Kabid Pemberantasan BNNP DIY, Mujiyana, di sela-sela pemeriksaan, Kamis (27/10).

Mujiyana mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan pihaknya sengaja menyasar para pelayan-pelayan di perhubungan masyarakat. Apalagi pemerintah juga tidak menghendaki para pelayan masyarakat justru malah merugikan masyarakat karena terkena pengaruh narkoba. Selain terhadap pegawai kereta api, tes urin juga sudah dilakukan terhadap kru-kru maskapai penerbangan serta supir-supir bus di terminal.

“Narkoba itu jelas membahayakan. Coba bayangkan saja ketika ada masinis terkena narkoba lantas dia harus membawa seribu penumpang dalam rangkaian kereta, ini jelas berbahaya. Makanya kami lakukan ini sebagai pencegahan. Kalau ditemukan positif langsung kami lakukan penegakan hukum,” tutur perwira menengah polisi dengan dua melati dipundaknya tersebut.

Dalam pemeriksaan tersebut, dengan tertib satu persatu para pegawai kereta api dicek urinnya.

“Urine diisi satu sentimeter saja tdk perlu penuh. Urine jangan dicampur air pasti akan ketahuan dan tidak perlu takut kalau minum obat,” kata salah seorang petugas BNNP DIY dihadapan peserta tes urin.

Dari 135 pegawai kereta api yang dicek urinenya, hasilnya Mujiyana menyebut 132 diantaranya negatif dari narkoba. Sementara dua lainnya diketahui positif obat penenang golongan <I>benzodiazepine<P>.

“Untuk positif benzo itu hasil pengecekan yang satu orang karena minum obat batuk dan satunya habis minum obat tulang,” tambah dia.

Sementara itu Manager Corporate Communication PT KAI Daop 6 Yogyakarya Eko Budiyanto mengaku pihaknya benar-benar tidak mengetahui sidak yang dilakukan BNNP DIY tersebut. Namun pastinya pihak KAI selalu mendukung upaya pemerintah memberantas narkoba.

“Yang diperiksa tadi mulai dari kru kereta seperti masinis, kondektur dan polsuska. Serta non kru kereta dari petugas di pusat pengendali operasional kereta api dan petugas pengatur perjalanan kereta,” tandas Eko.

(Gading Persada/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...