Sabu-sabu Dipasok dari Lapas

by

SUKOHARJO – Polres Sukoharjo mengendus keberadaan pemasok sabu-sabu untuk salah satu sopir taksi yang diamankan Satnarkorba, beberapa hari lalu. RH, sopir taksi yang ditangkap tersebut, diketahui mendapat barang haram itu dari Lapas Klaten. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan petugas. “Informasi tersebut (dari Lapas) didapat dari hasil pemeriksaan RH. Orang dalam rutan tersebut bisa mengendalikan peredaran. Ini yang masih kami selidiki,” ujar Kasat Narkoba Polres Sukoharjo AKPGede Oka mewakili Kapolres AKBP Ruminio Ardano.

Menurut Gede Oka, untuk membongkar jaringan dari dalam lapas tidak mudah. Butuh bukti yang kuat untuk bisa membongkar. Karena itu diperlukan penyelidikan yang intensif. Terkait dengan modus transaksi yang digunakan melalui komunikasi. Di mana barang sudah ditaruh di suatu tempat untuk diambil. “Biasanya melalui ponsel, lalu janjian untuk menentukan lokasi,” imbuhnya.

Curiga

RH, warga Kampung Bayan, Kelurahan Kadipiro, Solo, dibekuk saat akan mengambil sabusabu di Pucangan, Kartasura. Saat itu, tersangka yang masih membawa taksi, berhenti tepat di gapura. Gerak-gerik sopir tersebut terpantau oleh salah satu anggota Kopassus yang kebetulan berada di sana. Karena curiga, Serda Miskun (Kopassus) mendekati sopir itu lalu ditanya sedang apa. Awalnya, RH tidak mengaku, namun setelah didesak akhirnya RH mengaku akan mengambil sabusabu.

Berdasarkan pengakuan tersebut, Miskun langsung koordinasi dengan pihak kepolisian, yang kemudian datang mengamankan pelaku. Dari tangan RH ditemukan 11,35 gram sabu-sabu. Selain itu, juga ditemukan 0,93 gram inex. Menurut Gede Oka, RH masuk jaringan profesional. Barang yang dia dapatkan diketahui dari Klaten. (H46-85)

loading...