Rp 200 Juta di Mobil Amblas

by

KARANGANYAR – Mobil Xenia AD-8745-HP milik Supriyadi (38), menjadi korban perampokan yang dilakukan dua orang tersangka, saat mobil itu diparkir di Jl Raharjo N0 3 Perum Josroyo Indah, Jaten, kemarin.

Pelaku membawa kabur sebuah tas berisi uang tunai Rp 50 juta, dan cek Rp 150 juta, milik korban warga Matesih yang saat itu sedang berkunjung ke rumah Purwono (saudaranya). Kejadian Jumat pagi sekitar 09.30. Saat itu korban baru saja mengambil uang di Bank Jateng Karanganyar sebesar Rp 50 juta. Setelah itu, uang yang dimasukkan ke tas, dan kemudian melaju ke rumah saudaranya di Perum Josroyo, Jaten.

Sampai di rumah saudara, korban memarkir mobilnya di pinggir jalan depan rumah dan segera masuk ke dalam rumah. Hanya sekitar 5 menit berada di dalam rumah, dia mendengar ada suara kaca pecah. Tak enak mendengar bunyi itu, dia pun segera keluar dan mendapati mobilnya sudah dalam kondisi kaca bagian kiri depan pecah. Tas berisi uang tunai dan cek, juga raib dari dalam mobil.

Warga sekitar hanya tahu ada dua orang mengendarai sepeda motor Zupiter warna krem berhenti sejenak di depan rumah itu, kemudian langsung pergi dengan cepat. Aparat Polsek Jaten yang mendapat laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah kejadian perkara. Dugaan awal, korban sudah dikuntit sejak dari bank oleh pelaku, sehingga dia paham kalau membawa uang dalam jumlah yang cukup besar.

Pelaku Dilacak

Kapolsek AKP Suryono yang diminta konfirmasi membenarkan kejadian itu. Saat ini, pihaknya bersama Tim Reskrim Polres Karanganyar sedang melacak pelaku.

Sementara korban mengatakan, dia datang ke rumah Purwono untuk menjemput anaknya, Bhirawan, yang akan diajak ke proyek membayar keramik yang sudah datang ke lokasi. Karena itu, rencananya memang tidak lama. Begitu masuk ke dalam rumah, menunggu saya selesai bersiap, langsung pergi lagi.

Karena itu tas berisi uang tidak dibawa masuk, melainkan hanya ditaruh di kursi depan sebelah kiri. ”Ternyata, meski hanya beberapa menit, perampok menggunakan kesempatan itu dengan cara memecah kaca mobil yang kemudian membawa kabur barangbarang berharga yang ada di mobil,” kata Bhirawan.(an-76)

loading...