Rozikin Terpilih sebagai Ketua Sang Pamomong

by

SUBAH- Kades Cokro, Blado A Rozikin terpilih sebagai Ketua Paguyuban Kades Sang Pamomong Kabupaten Batang. Dia terpilih dalam rapat luar biasa yang digelar di Balai Desa Keborangan, Subah, Sabtu (22/10). Rapat dihadiri dedengkot Sang Pamomong Supari dan Mu’afie selaku Dewan Penasihat.

Adapun peserta pengurus Sang Pamomong datang dari 15 kecamatan. Rapat luar biasa yang digelar untuk memilih ketua definitif yang dipimpin Kades Mentosari, Gringsing, Rahmat Suhadi itu berjalan demokratis sesuai dengan AD/ART Sang Pamomong. Ketua baru itu dipilih untuk menggantikan Maryoso yang meninggal dunia pada Agustus lalu. Selama belum ada pejabat definitif, Kades Keborangan Suntoro Wijoyo ditunjuk sebagi pelaksana tugas (Plt). ARozikin sebelumnnya adalah Sekretaris Sang Pamomong. Karena terpilih sebagai ketua, selanjutnya kedudukannya digantikan Bambang Sasongko yang kini menjabat Kades Tegalsari, Kandeman.

Supari mengajak para kades untuk selalu kompak dan bersatu mengingat kades adalah ujung tombak dalam berbagai kegiatan pemerintahan di desa. ”Kibarkan panji-panji Sang Pamomong di bumi Batang di desadesa, dari pucuk gunung, pedalaman, ataupun daerah pesisir. Rawerawe rantas malang-malang putung. Sebagai kades, teman-teman adalah sosok Ki Bodronoyo, memimpin dan sebagai atasan perangkat desa dalam melaksanakan tugas sehari-hari, selanjutnya bersama lembaga desa dan elemen desa lainnya untuk bersama-sama membangun desa,” ujar Mbah Pari, mantan Kades Bulu itu.

Penjaga Kergaman

Mu’afie menambahkan, Sang Pamomong harus menjadi pilar-pilar penjaga keberagaman dalam mencerahkan dinamika berdemokrasi. Menerima semua perbedaan untuk saling menguatkan persaudaraan. ”Itu sesuai dengan moto Satu Jiwa dalam Berbagai Tubuh yang menjadi jati diri Sang Pamomong. Dalam filsafat hukum ada moto homo sacra res homini yang artinya manusia yang mempunyai tugas suci untuk kepentingan sesamanya. Dalam arti luas, selain melindungi diri sendiri, juga melindungi masyarakatnya,” tandas mantan Kades Kalisalak itu.

A Rozikin menuturkan, salah satu program jangka pendek adalah konsolidasi internal dan menyusuun pengurus. Adapun jangka panjang, membentuk LSM Brigade Sang Pamomong di tiap desa. ”Nantinya di 239 desa yang tersebar di 15 kecamatan, selain itu ada pengurus Sang Pamomong di tiap kecamatan juga LSM Brigade Sang Pamomong di tiap desa. Untuk jangka pendek ini kami akan mengadakan rapat internal dengan jajaran pengurus kecamatan sambil konsolidasi untuk mengonsep langkah strategis Sang Pamomong,” ujar dia.

Sekretaris Sang Pamomong Bambang Sasongko mengatakan, yang mendesak adalah memiliki kantor sekretariat sebagai sarana menjalankan roda organisasi dan rapat-rapat. ”Jadi, nantinya apabila ada rapat di Pemkab nanti bisa dilanjutkan di kantor sekretariat. Insya Allah 2017 sudah bisa terealisasi mengingat semangat dan kekompakan kades yang tergabung dalam Sang Pamomong sangat solid dalam membangun sinergitas,” tegasnya. (ar-60)

loading...