Riedl Simpan Rapat Hasil Tes VO2 Max

by
Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

SLEMAN, kecirit.com – Pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia Alfred Riedl menyimpan rapat hasil tes fisik volume oksigen maksimal (VO2 Max) yang digelarnya pada hari kedua pemusatan latihan di Jogja, hari ini. Tes fisik pun diikuti seluruh 24 pemain yang mengikuti training center (TC) edisi kelima ini.

Menurut Riedl, hasil tes fisik merupakan hal privasi hanya untuk kepentingan tim pelatih dan juga pemain. Dia pun menegaskan kalau hasil itu sebenarnya bukan menjadi konsumsi media. Namun diakuinya, dari tes tersebut tim pelatih bisa mengetahui kondisi fisik pemain yang termasuk bagus dan jelek.

“Yang jelas hasil spesifik tidak mungkin kami beri tahu, tapi fisik pemain (memang) ada yang bagus dan jelek. Ada pemain yang bisa dan lebih kurang dipaksa (maksimalkan kemampuan ketika tes) juga ada indikasi bagus,” papar Riedl saat usai tes fisik di Maguwoharjo Intertanional Stadium (MIS) Sleman, Jumat (21/10).

Didampingi asisten pelatih Wolfgang Pikal, kepada wartawan juru taktik asal Austria itu juga masih ragu ketika ditanya apakah dirinya puas terhadap tes fisik yang sudah dilakukan. Sang juru taktik pun mengaku masih akan melihat performa anak asuhnya nanti.

Perihal dua pemain yakni Dedi Kusnandar dan Irfan Bachdim yang belum nampak mengikuti TC dan maupun menjalani tes tersebut, menurutnya akan dipertimbangkan untuk menghelat tes lagi sekitar dua pekan mendatang. Tes ini pun tidak hanya berlaku bagi dua pemain ini tersebut, tetapi juga para pemain lainnya guna melihat ada peningkatan ketahanan fisik atau tidak.

“Irfan itu bagus fisiknya, Dedi pertimbangan buat tes lagi. Nanti melihat (situasi dan kondisi), mungkin dua minggu lagi buat tes lagi untuk melihat ada peningkatan atau tidak,” jelas dia.

Dari pantauan pada tes fisik pagi tadi, Skuat Garuda terbagi tiga kelompok menjalani beep test secara bergantian. Di sesi pertama, pemain Bhayangkara FC Hargianto mendapatkan hasil tertinggi hingga level 12 putaran 6. Disusul Manahati Lestusen (PS TNI) yang terlihat stabil hingga level 12 putaran 12 di sesi kedua.

Setelah itu stoper Persib Bandung Rudolof Yanto Basna mencatatkan diri hingga level 12 putaran 5. Sementara para pemain lainnya banyak yang mencatatkan diri di atas level 8 sampai dengan 11.

(Gading Persada / CN26)