Revitaslisasi TPA Tanjungrejo Dimodali Rp 11,4 M

by
Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

KUDUS, kecirit.com – Dinas Cipkataru Kabupaten Kudus tahun ini merevitalisasi tempat pembuangan akhir (TPA) Tanjungrejo di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. Kegiatan yang dimodal dana publik sebesar Rp 11,4 miliar tersebut selain untuk mengoptimalkan penataan sampah juga mengubah perwajahan bekas pembuangan.

Kadinas Cipkataru Sumiyatun mengemukakan hal tersebut kepada kecirit.com, Jumat (30/9). Lebih lanjut dia menyatakan, proyek revitalisasi yang dilaksanakan pada tahun ini terbagi dalam tiga paket kegiatan fisik. “Kegiatan yang dilakukan yakni pembuatan talud, pagar, dan taman di area TPA Tanjungrejo,” katanya.

Sesuai rencana awal, kegiatan dimulai Agustus lalu dan diharapkan tuntas pada November tahun ini. Selain urusan persampahan, ide revitalisasi juga diawali dengan gagasan menjadikan tempat bekas buangan dapat digunakan untuk publik. Hal itu dilakukan dengan membuat taman dan tempat rekreasi untuk anak-anak. “Untuk mengubah image TPA sebagai tempat yang kumuh dan bahkan layak dikunjungi,” jelasnya.

Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Ciptakaru Kudus, Suparmin, menjelaskan paket kegiatan fisik yang pertama adalah pembuatan talud sepanjang kurang lebih 900 meter di lingkungan TPA Tanjungrejo. Pekerjaan ini menelan anggaran sekitar Rp 6,9 miliar. Tinggi talud bervariasi, antara dua meter hingga enam meter tergantung kontur tanah dan tumpukan sampah yang sudah tidak aktif. “Tujuan pembuatan talud agar timbunan sampah tidak longsor,” jelasnya.

Talud juga berfungsi untuk menahan agar air lindi (air rembesan dari tumpukan sampah, red) tidak menyebar dan mencemari lingkungan sekitar. Air lindi dibuatkan saluran untuk dialirkan ke kolam penampungan, selanjutnya diolah agar kemali bersih, baru kemudian dialirkan keluar area TPA. Sedangkan pembuatan taman dengan luasan sekitar enam ribu meter persegi menelan anggaran Rp 1,9 miliar. “Pembuatan taman untuk tujuan wisata edukasi,” tandasnya.

Infrastruktur lainnya yang disiapkan yakni tempat permainan anak-anak, kebun buah dan sayur mayur. Tidak hanya itu, sebuah gazebo juga akan dibuat di dekat taman. Mengenai pengerjaan pagar sepanjang 600 meter, merupakan bagian dari pra-syarat untuk meraih Adipura. Sesuai ketentuan TPA harus terpisahkan pagar pembatasn dengan lingkungan sekitar. “Tinggi paga sekitar 1,8 meter mengikuti kontur tanah,” ungkapnya. (Anton WH/CN38/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *