Ratusan Dokter di Brebes Demo Tolak Progam Studi DPL

by
 Para dokter umum yang tergabung dalam IDI Kabupaten Brebes saat melintasi Jalan MT Haryono Brebes, dalam aksi demo berjalan kaki untuk menolak kebijakan program studi DPL. (kecirit.com/ Bayu Setiawan)

Para dokter umum yang tergabung dalam IDI Kabupaten Brebes saat melintasi Jalan MT Haryono Brebes, dalam aksi demo berjalan kaki untuk menolak kebijakan program studi DPL. (kecirit.com/ Bayu Setiawan)

BREBES, kecirit.com – Ratusan dokter umum yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Brebes, menggelar aksi demonstrasi, Senin pagi (24/10).

Aksi demo damai bertepatan dengan HUT IDI ke-66 itu, dilakukan para dokter untuk menolak program studi Dokter Layanan Primer (DPL) yang diluncurkan pemerintah pusat.

Unjuk rasa damai para dokter tersebut dilakukan dengan melakukan aksi jalan kaki keliling Kota Brebes. Sambil membentangkan spanduk besar bertulisan ‘IDI Menolak Program Studi DPL’, ratusan dokter itu berjalan kaki menyusuri sejumlah jalan protokol di Kota Bawang. Selain itu, mereka dengan menggunakan pengeras suara menyerukan penolakan tersebut.

Aksi jalan kaki para dokter itu berakhir di Dinas Kesehatan Pemkab Brebes. Selain melakukan orasi, mereka juga menemui sejumlah pejabat Dinas Kesehatan untuk berdialog dan menyampaikan aspirasinya agar diteruskan ke pusat.

Pengurus IDI Kabupaten Brebes dr Rasipin mengatakan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan para dokter atas kebijakan pemerintah tersebut.

Dimana, pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang nomor 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Dokter. Dalam aturan itu disebutkan dokter umum untuk bisa melakukan praktik seperti dokter umum, diharuskan melakukan studi lanjutan selama 2-3 tahun menjadi DPL.

Kebijakan itu dinilai sangat membebani dokter umum, karena mereka sudah bersekolah 7 tahun dan harus sekolah lagi selama 2-3 tahun. “Atas kebijakan pemerintah ini, kami menolak,” tandasnya disela-sela aksi damai kepada wartawan.

(Bayu Setiawan/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *