PT PP Properti – PT Adhisatya Property Bangun Apartemen Mahasiswa Anti Narkoba

by
MoU PROYEK APARTEMEN MAHASISWA: Direktur Realty PT PP Property Tbk Galih Saksono (tiga dari kiri) dan Direktur PT Adhisatya Property Suka Adhisatya (dua dari kanan) usai penandatangan MoU proyek pembangun apartemen mahasiswa disaksikan Komisaris PT Adhisatya Propery Haifa (kanan). (kecirit.com/ Maulana M Fahmi)

MoU PROYEK APARTEMEN MAHASISWA: Direktur Realty PT PP Property Tbk Galih Saksono (tiga dari kiri) dan Direktur PT Adhisatya Property Suka Adhisatya (dua dari kanan) usai penandatangan MoU proyek pembangun apartemen mahasiswa disaksikan Komisaris PT Adhisatya Propery Haifa (kanan). (kecirit.com/ Maulana M Fahmi)

SEMARANG, kecirit.com – PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama PT Adhisatya Property akan membangun apartemen bagi mahasiswa di kawasan Tembalang, Semarang. Komitmen mereka untuk menyediakan hunian modern bagi mahasiswa Semarang tersebut diwujudkan dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU) di Marketing Office Proyek Prayon Amartha Jl Bukit Barisan Raya 57 Permata Puri Ngaliyan Semarang, Kamis (29/9).

Penandatangan MoU dilakukan oleh Direktur Realty PT PP Property Tbk Galih Saksono dan Direktur PT Adhisatya Property Suka Adhisatya, disaksikan Komisaris PT Adhisatya Propery Haifa, Bussines Developer Manager PT PP Property Tbk Haris Amin Singgih dan Project Director PT PP Property  Tbk Siswady Djamaluddin.

PT PP Property Tbk memilih merangkul PT Adhisatya Property untuk proyek pembangunan apartemen di kawasan Tembalang, Semarang. Hal tersebut karena PT Adhisatya Property dipercaya sebagai pengembang property berpengalaman di Semarang dan telah sukses dengan tower Bellini.”Kami akan membangun apartemen di lahan seluas 1,3 hektare milik PT Adhisatya Group di Tembalang, Semarang. Tahap awal kami berencana membangun tiga tower apartemen dengan tinggi sekitar 28 lantai dilahan seluas sekitar 5.500 m2,” jelas Direktur Realty PT PP Property Tbk Galih Saksono.

Dalam proyek tersebut pihaknya menyiapkan sekitar 550 unit apartemen untuk masing-masing tower dengan harga perdana sekitar Rp 200 juta per unit. Pengembangan proyek tersebut akan menelan investasi sekitar Rp 500 miliar.

“Kawasan Tembalang adalah kawasan pusat pendidikan dan dekat dengan kampus Universitas Diponegoro dan Politeknik Negeri Semarang. Kami optimis ini akan mendapat sambutan baik dari konsumen,” jelasnya.

Galih juga menambahkan bahwa nantinya apartemen tersebut akan menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional untuk mewujudkan apartemen mahasiswa anti narkoba dengan menempatkan “screening” yang ketat. Diantaranya dengan memasang sejumlah sosialisasi anti narkoba, detektor ketat serta security yang berpengalaman untuk mengantisipasi pengedaran narkoba.”Kami akan wujudkan apartemen ini sebagai apartemen mahasiswa anti narkoba. Jadi ini akan menjadi apartemen yang memang diinginkan konsumen dan diperuntukkan bagi anak mereka yang berkuliah di Semarang. Saya kira orang tua akan merasa nyaman dan tenang serta tak akan kawatir untuk membeli unit kami untuk anak mereka,” jelasnya.

Selain itu, Galih juga akan membangun beberapa fasilitas seperti kolam renang yang dipisah antara pria dan wanita. Agar mereka bisa nyaman untuk menggunakan fasilitas olahraga serta membangun ruang perpustakaan untuk penghuni apartemen.

Direktur PT Adhisatya Property Suka Adhisatya mengaku, konsep apartemen mahasiswa anti narkoba mendapat apresiasi bagi orang tua yang menginginkan anak mereka bisa tinggal di lingkungan tersebut.”Sejauh ini sudah sekitar 85 persen lebih yang telah dipesan. Ini membuktikan bahwa pangsa pasar unit kami cukup bagus sehingga kedepan kami akan terus melakukan pengembangan dan inovasi,” tandasnya.
(Maulana M Fahmi/ CN40/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *