PSS Bidik 5 Poin di Putaran Kedua

by

SLEMAN – Usaha PSS Sleman untuk menembus babak delapan besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B akan dimulai akhir pekan ini (30/10) kala menantang tuan rumah, Persepam Madura Utama pada putaran kedua babak 16 besar.

Berstatus sebagai pemuncak klasemen sementara Grup 2 dengan nilai 7 maka skuad berjuluk Super Elang Jawa itu tidak boleh sekalipun kehilangan poin di putaran kedua ini. ‘’Bermain di kandang kami menargetkan menang, dan meraup hasil imbang di laga tandang, target lima poin semoga bisa terpenuhi,’’ papar pelatih PSS Seto Nurdiyantoro, kemarin.

Dari asumsi dikatakan Seto, praktis melawan tuan rumah Persepam, Busari cs harus mampu mencuri poin. Termasuk juga kala melawat ke kandang Persita Tangeran di matchday terakhir babak 16 besar dua pekan mendatang juga harus mampu menghasilkan poin. Sementara ketika menjamu Kalteng Putra pekan di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman pekan depan maka tiga poin pun menjadi hukum wajib harus direalisasikan anak-anak Sembada ini. ‘’Nah, melawan Persepam nanti menjadi titik awal bagi kami untuk bisa lolos 8 besar,’’ tegas pemegang lisensi kepelatihan B AFC itu.

Perubahan Strategi

Seto pun sangat paham dan menyadari bahwa keinginannya bersama anak asuhnya mendapatkan lima poin di putaran kedua bukanlah perkara mudah. Pasalnya, hampir bisa dipastikan tim-tim yang tergabung dalam satu grup sudah melakukan evaluasi perbaikan agar bisa merusak keinginan PSS lolos babak selanjutnya. Terlebih dengan dua pesaing terdekat seperti Persepam dan Persita. ‘’Ada perubahan strategi atau taktik kami lakukan untuk mencuri poin di laga lawatan kami termasuk saat menghadapi Persepam Madura. Apalagi ini untuk mengantisipasi juga perubahan strategi mereka ketika berhasil menahan seri kami di pertemuan pertama lalu,’’ papar juru taktik pernah berkostum Timnas Indonesia itu.

Sementara itu dalam lawatan ke Pulau Garam, PSS membawa 16 pemainnya. Sayang pada hari pertandingan ke empat ini, Seto tidak menyertakan dua pemainnya seperti gelandang M Aulia Ardli dan bek Rama Yoga. Bahkan saat latihan terakhir Aulia Ardli tampak berlatih sendiri terpisah dengan pemain lain. Adapun Rama Yoga masih belum dapat mengikuti latihan. ‘’Kedua pemain masih dalam masa penyembuhan cedera,’’tandas dia. (K15-52)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *