Propam Mendadak Datangi Kantor Samsat Tegal

by
MENGECEK STNK: Personel dari Sie Propam Polres Tegal Kota saat mengecek pengurusan pembuatan dan perpanjangan STNK di Kantor Samsat Tegal.(kecirit.com/Riyono Toepra)

MENGECEK STNK: Personel dari Sie Propam Polres Tegal Kota saat mengecek pengurusan pembuatan dan perpanjangan STNK di Kantor Samsat Tegal.(kecirit.com/Riyono Toepra)

TEGAL, kecirit.com – Petugas Provost Polres Tegal Kota atau yang kini bernama Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), secara mendadak mendatangi Kantor Samsat Tegal di Jl Kapten Sudibyo, Senin (24/10). Kedatangan sejumlah personel Sie Propam yang dipimpin langsung Kasie Propram Ipda Bambang Gatot SH, cukup mengejutkan personel polisi dan masyarakat yang tengah antre menunggu pengurusan STNK. Juga sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Polri yang ditugaskan di kantor itu untuk pelayanan STNK dan pembuatan pelat nomor polisi (nopol) kendaraan bermotor.”Ini sebagai tindak lanjut dan aksi nyata penerapan gerakan sapu bersih pungutan liar (Pungli) yang telah dicanangkan Presiden Jokowi. Institusi Polri juga terus berbenah. Sie Propam sebenarnya secara rutin telah melakukan pengawasan terhadap personel Polri agar dapat mengantisipasi terjadinya berbagai penyelewengan, termasuk kemunculan ungli yang terjadi di sejumlah tempat pelayanan umum,” kata Ipda Bambang Gatot SH.

Di Kantor Samsat, sejumlah personel Propam mengecek tempat pengurusan atau pelayanan perpanjangan STNK hingga ke pembuatan pelat nomor polisi kendaraan bermotor. Sejumlah pemilik kendaraan bermotor, yang tengah antre menunggu pelayanan pengurusan surat kendaraan itu, juga menjadi sasaran inspeksi mendadak (Sidak) personel propam. Mereka ditanya, apakah selama mengurus perpanjangan surat kendaraan bermotor ada biaya yang tak wajar. Alias biaya yang dipungut di luar ketentuan yang sudah diberlakukan secara sah.

Selain menyasar Kantor Samsat, Tim Propam Polres Tegal Kota yang tengah melakukan pengawasan dan mengincar pelaku pungli, juga mendatangi tempat pelayanan pembuatan SIM dan BPKB di Sat Lantas. Personel polri yang tengah melayani pengurusan SIM dan BPKB juga menjadi sasaran pemantauan petugas. Juga saat dilakukan tes mengendarai sepeda motor. Peserta tes ujian berkendara juga tak luput dari sasaran pertanyaan petugas pengawas kegiatan dan tugas polisi itu.

Kasie Propam Ipda Bambang Gatot SH mengatakan, sebenarnya yang menjadi sasaran pengawasan jajarannya bukan sebatas soal pungli. Tapi kedisiplinan personel polisi juga menjadi incarannya. Mulai dari penggunaan senjata api, cara berpakaian, kepemilikan surat-surat kendaraan dan SIM, hingga bagaimana perawatan atas kendaraan dinas yang dipercayakan ke personel polisi.

“Sebagai wujud pertanggungjawaban dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, diharapkan tiap personel polri dapat  menjadi contoh yang baik. Karena itulah harus diawali dari diri sendiri, terutama hindari perbuatan tercela seperti pungli,” tandas dia.
(Riyono Toepra/CN40/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *