Polres Temanggung Tangani 17 Kasus Pelecehan Seksual

0
33
foto ilustrasi: korban asusila (foto: istimewa)

foto ilustrasi: korban asusila (foto: istimewa)

TEMANGGUNG, kecirit.com – Kanit PPA Polres Temanggung Aiptu Endang Sudiasih Probowati mengatakan, dari bulan Januari 2016 sampai menjelang akhir September 2016 ini pihaknya telah menangani 17 kasus pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan serta anak di bawah umur.”Dari Januari sampai saat ini kita sudah menangani 17 kasus dengan 25 tersangka. Dari jumlah itu 10 di antaranya sudah P21, sisanya masih dalam proses. Hasil analisis kami penyebabnya, ada banyak faktor. Misalnya kurangnya perhatian orang tua dan, salah pergaulan, pengaruh negatif media sosial dari perkembangan tekhnologi serta internet,” ujarnya, Kamis (29/9).

Oleh karena itu, dia mengimbau agar para orang tua lebih memperhatikan pergaulan putra putrinya. Terutama yang telah menginjak masa remaja. Pasalnya, dari pergaulan yang tidak terkontrol, anak bisa terjerumus ke hal negatif seperti pelecehan seksual.

Terkadang orang terdekat bisa juga bisa menjadi momok bagi anak seperti terjadi pada kasus terakhir yang menimpa remaja ABT (16). Gadis remaja yang masih berstatus pelajar warga Kota Temanggung ini digilir dua pemuda kenalannya Mahfudin (20) dan Irvan (21).

“Untuk kasus yang terakhir ini, dari penyelidikan kami, selain akibat salah pergaulan dan keakraban antara pelaku dan korban, juga terjalin di facebook. Si korban ini juga kurang perhatian dari orang tua karena terlalu sibuk bekerja,” katanya.

Kasubbag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti menambahkan, perlu kejelian orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Misalnya, mengecek isi telepon genggam anak dan mengontrol pergaulan dengan siapa saja anak bermain.

“Anak itu memang baiknya jangan terlalu dikekang untuk sosialisasi dan pendidikan. Tetapi sebaliknya juga jangan dilepas begitu saja. Awasi betul, soalnya segala kemungkinan bisa saja terjadi. Seperti kasus di Bejen dengan tersangka Kisut itu yang jadi korbannya anak balita dan masih tetangganya sendiri, kan orang tua juga tidak berpikir sejauh itu sampai tidak menyangka. Maka kontrol pengawasan dari orang tua sangat penting,” katanya.
(Raditia Yoni Ariya/CN40/SM Network)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here