Polres Intensifkan Pengamanan Lokasi Parkir

0
29
SAMBANG WILAYAH: Personel Binmas yang menggelar kegiatan sambang wilayah dengan berpatroli di sejumlah pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya, selalu mengajak berdialog dengan satpam untuk mengecek kesiapan pengamanan di lokasi yang dikunjungi.(kecirit.com/Riyono Toepra)

SAMBANG WILAYAH: Personel Binmas yang menggelar kegiatan sambang wilayah dengan berpatroli di sejumlah pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya, selalu
mengajak berdialog dengan satpam untuk mengecek kesiapan pengamanan di lokasi yang dikunjungi.(kecirit.com/Riyono Toepra)

TEGAL, kecirit.com – Upaya Polres Tegal Kota dan jajaran di tingkat Polsek untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, dilakukan dengan cara mengintensifkan patroli dan sosialisasi pengamanan di lokasi parkir. Antara lain, lokasi parkir di pusat perbelanjaan moderen seperti mal, toserba dan minimarket, juga di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Tegal. Selain itu, patroli dan pengecekan keamanan juga menyasar pusat-pusat keramaian hingga ke sejumlah toko emas.”Langkah awal kami terjunkan personel dari Sat Binmas untuk memberi pengarahan, sosialisasi dan sekaligus mengecek sisi pengamanannya,” tandas Kapolres Tegal Kota, AKBP Firman Darmansyah didampingi Kasat Binmas AKP Evi Wijayatni.

Di sejumlah lokasi parkir seperti di mal dan pusat keramaian lainnya, personel Sat Binmas akan berkoordinasi dengan petugas satuan keamanan (Satpam). Kemudian menanyakan apakah kendaraan yang parkir sudah dikunci setang dan helm dalam posisi aman.

Selanjutnya, mengecek berapa jumlah satpam yang bertugas dan tukang parkirnya. Juga soal keberadaan kamera tersembunyi atau closed circuit television (CCTV) sudah terpasang dan berfungsi dengan baik.

Kasat Binmas AKP Evi Wijayatni mengatakan, kegiatan patroli dan sosialisasi di sejumlah mal d-an pusat keramaian lainnya merupakan bagian dari kegiatan sambang wilayah. Salah satunya untuk mengecek kesiapan pengamanan dan upaya mengantisipasi berbagai tindak kejahatan yang kerap terjadi.

Dia mencontohkan, kasus curanmor kerap terjadi di sejumlah lokasi parkir. Baik lokasi parkir sekolah, pusat pertokoan di pusat kota, pasar tradisional dan
pertokoan moderen seperti di mal, toserba maupun mini market. Bila petugas satpamnya sering berpatroli, juru parkirnya atau tukang parkir turut menjaga. Maka akan mempersempit ruang gerak terjadinya tindak kejahatan seperti curanmor atau pencurian helm.

Sedangkan keberadaan CCTV di sejumlah lokasi parkir atau di dalam pertokoan, dapat membantu pengungkapan kasus kriminal yang terjadi.”Setidaknya bila ciri-ciri pelaku terekam kamera CCTV, maka akan membantu polisi dalam menangkap pelakunya,” ucap dia.
(Riyono Toepra/ CN40/ SM Network)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here