Polisi Tunggu Hasil Tes Kejiwaan Pelaku

by

BUMIAYU – Kepolisian Sektor (Polsek) Bantarkawung, Brebes masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari Rumah Saki Jiwa (RSJ) Banyumas terhadap Harto (29), warga Dukuh/Desa Bangbayang yang mengamuk hingga menewaskan Datim (60), saudaranya sendiri.

Kapolsek Bantarkawung AKPWawan Dwi Leksono, kemarin, mengemukakan, pelaku sudah ditangkap dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSJ Banyumas sejak Sabtu (22/10). ’’Kami masih menunggu hasil observasi terhadap pelaku dari RSJ Banyumas. Hasilnya akan bisa kita ketahui dalam 14 hari kedepan,’’ kata Kapolsek.

Walaupun begitu, lanjut Kapolsek, saksi-saksi sudah diperiksa terkait dengan peristiwa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia tersebut. ’’Kami tetap menyelidiki. Saksi-saksi sudah mulai diperiksa,’’ujarnya. Lalu bagaimana jika hasil tes kejiwaan menunjukkan bahwa pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa? Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak mau berandaiandai. ’’Ya, kita tunggu saja bagaimana hasil tes kejiwaannya nanti,’’ungkapnya.

Dianggap Musibah

Kepala Desa Bangbayang Ahmad Faizin mengemukakan, sejauh ini keluarga korban atau keluarga pelaku menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. ’’Sampai saat ini, setahu saya keluarga menerima karena kejadian tersebut tidak disengaja. Hubungan pelaku dengan korban adalah kakak adik (berita sebelumnya tertulis saudara- Red),’’ujarnya.

Berdasarkan penuturan keluarga korban, lanjut Kades, pelaku yang sehari-hari buruh serabutan itu memang mengalami gangguan kejiwaan. ’’Ya kadang-kadang memang berlaku seperti orang normal. Tapi, belakangan memang sering kumat (mengamuk),’’ paparnya. Seperti diberitakan sebelumnya (Suara Merdeka, 24/10), Harto yang diduga mengalami gangguan kejiwaan mengamuk hingga menewaskan Datim. Korban tewas karena terkena amukan pelaku.

Saat itu, korban bersama sejumlah warga lain tengah berusaha menenangkan sekaligus mengamankan pelaku yang sedang mengamuk. Namun, pelaku berontak. Korban tertendang kaki pelaku kemudian jatuh dengan kepala membentur tembok. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit. Tapi nyawanya tidak tertolong. (H51-57)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *