PKB Dorong Pemerintah Tambah Alokasi Dana Pendidikan Islam

by
Bisri Romly bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menandatangani persetujuan RAPBN 2017 untuk disahkan menjadi APBN 2017.(kecirit.com/ ist)

Bisri Romly bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menandatangani persetujuan RAPBN 2017 untuk disahkan menjadi APBN 2017.(kecirit.com/ ist)

KAJEN, kecirit.com – Fraksi PKB DPR RI mendorong pemerintah agar menambah alokasi dana pendidikan Islam baik untuk madrasah maupun pondok pesantren. Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PKB DPR RI, Bisri Romly dalam acara penyampaian pendapat akhir mini fraksi atas RAPBN 2017, di Jakarta.

Dalam siaran persnya yang dikirim ke Suara Merdeka pada Kamis (27/10) siang ini, Fraksi PKB DPR RI menyatakan, peningkatan alokasi dana untuk pendidikan Islam baik untuk madrasah dan pondok pesantren merupakan bagian dari revolusi mental yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Tentu dalam peningkatan itu tetap melalui mekanisme dan peraturan yang ada,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Buaran, Kabupaten Pekalongan itu yang menjadi juru bicara Fraksi PKB DPR RI dalam acara penyampaian pendapat akhir mini Fraksi PKB atas RAPBN 2017.

Menurutnya Fraksi PKB alokasi dana pendidikan sebesar 20 persen baik dari belanja pemerintah pusat maupun transfer daerah belum memberikan porsi yang optimal bagi pendidikan Islam. Seperti sarana prasana maupun kesejahteraan guru di madrasah dan pondok pesantren.

“Untuk itu kami mendorong pemerintah agar melakukan peningkatan alokasi dana untuk pendidikan Islam di mandrasah dan pondok pesantren,” kata Bisri yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan.

Selain mendorong peningkatan alokasi dana pendidikan Islam di madrasah dan pondok pesantren, Fraksi PKB DPR RI juga menyoroti tentang berkurangnya subsidi energi hingga 16 persen. “Secara prinsip Fraksi PKB mendukung subsidi energi yang tepat sasaran, namun basis data tersebut harus selalu dilakukan pemutakhiran dan evaluasi agar rakyat yang seharusnya mendapatkan subsidi telah terjangkau pemerintah,” tandas dia.

(Agus Setiawan/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *