Pertimbangan Umur dan Keselamatan Warga, Pohon Beringin Alun-alun Dibongkar

by
BONGKAR: Alat berat dikerahkan untuk membongkar pohon beringin di Alun-alun Purbalingga, Kamis (27/10).(kecirit.com/Arief Noegroho)

BONGKAR: Alat berat dikerahkan untuk membongkar pohon beringin di Alun-alun Purbalingga, Kamis (27/10).(kecirit.com/Arief Noegroho)

PURBALINGGA, kecirit.com – Kini tidak ada lagi pohon beringin di Alun-alun Purbalingga. Semula ada dua beringin. Satu pohon roboh diterjang angin lisus, Selasa (25/10), dan satu pohon lainnya dibongkar Pemkab.”Pohon beringin satunya kita bongkar sekalian karena pertimbangan umur pohon dan pertimbangan keamanan atau keselamatan warga,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Priyo Satmoko.

Dia mengatakan hal itu di sela-sela memantau proses pembongkaran pohon beringin Alun-alun, Kamis (27/10). Pembongkaran berlangsung lebih cepat karena menggunakan beberapa alat berat.”Proses pembongkaran beringin menggunakan escavator, loader, dan forklift. Juga ada beberapa dump truk. Untuk memotong kayu, kita menggunakan puluhan gergaji mesin,” tuturnya.

Proses pembongkaran dua pohon beringin itu semula diperkirakan memakan waktu sampai enam hari. Namun dengan adanya alat berat, prosesnya menjadi lebih cepat.”Hari ini targetnya selesai pembongkaran. Sehingga Jumat tinggal merapikan bekas pembongkarannya. Kayu-kayu bekas tebangan kita kumpulkan di DPU Kabupaten,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sigit Subroto menjelaskan, kedua pohon beringin itu ditanam tahun 1973, pada zaman Bupati Goentoer Darjono.”Sehingga sekarang umur pohon 43 tahun,” jelasnya.

Dia menambahkan, kawasan Alun-alun itu nantinya akan ditata kembali di tahun 2017.”Tahun depan ada proyek penataan Alun-alun Purbalingga,” tandasnya.
(Arief Noegroho/CN40/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *