Perawat Thailand Ini Dipaksa RS Mengundurkan Diri, Kok Bisa?

by
Perawat Thailand Ini Dipaksa RS Mengundurkan Diri, Kok Bisa?

Berpakaian rapi sudah jadi semacam SOP alias peraturan, terutama untuk pekerja yang bekerja di bawah sebuah instansi. Bukan hanya sekadar kewajiban saja, tetapi juga menggambarkan sisi profesionalitas dalam bekerja. Karena apa yang kita kenakan dapat membentuk kewibawan dalam bekerja. Sayangnya, hal ini juga yang kemudian menjadi masalah untuk wanita Thailand bernama Parichat Chatsri. TIPS KESEHARIAN

Seorang perawat di Thailand dipaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya, terutama setelah netizen mengomentari postingan fotonya yang dianggap terlalu “panas”. Parichat ‘Pang’ Chatsri ini dianggap memakai seragam putih khas perawat yang terlalu ketat. Pasien dan pegawai Rumah Sakit lainnya menganggap Pang telah mencoreng profesi perawat yang mulia. BERITA UNIK

Bagaimana pendapatmu? INFO MENARIK



Kasus ini bermula ketika foto-foto pribadinya diunggah ke halaman Asosiasi Perawat. Foto itu langsung mencuri perhatian warganet Thailand. Foto itu memperlihatkan Pang memakai seragam baju ketat dengan rok pendek. Ia dianggap sengaja memamerkan tubuhnya yang ramping.

Dilansir dari laman nextshark.com, Pang dituduh tidak menghormati profesi keperawatan dengan berpakaian yang mereka anggap “tidak pantas”. Mendapat teror dari banyak orang, Pang akhirnya meminta maaf secara terbuka. 

Apakah patut pakaian dijadikan alasan “pengunduran diri”? Padahal belum tentu pakaian bisa memengaruhi kinerjanya.



Pang juga meminta maaf kepada Dewan Perawatan dan Kebidanan Thailand dan berharap masyarakat tidak menilai semua perawat seperti dirinya. Pang terpaksa mengundurkan diri demi menjaga nama baik rumah sakit dan profesinya. Wah, semoga hal ini bisa dijadikan pelajaran untuk banyak orang dalam memilih pakaian saat bekerja.