Pengaman Tebing Sungai Comal Rusak

by

COMAL- Bangunan pengaman tebing Sungai Comal di utara Jembatan Pantura rusak. Belum diketahui penyebab kerusakan yang terjadi baru-baru ini tersebut, apakah karena banjir atau pergeseran tanah.

Warga di sekitar sungai mengatakan, kerusakan bangunan terjadi setelah debit air sungai naik ketika turun hujan dalam waktu lama beberapa waktu lalu. Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Wismo mengungkapkan, sudah ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi. ’’Kerusakan yang terjadi pada bangunan di Sungai Comal sudah dilaporkan kepada instansi berwenang,’’ ujar Wismo, Senin (24/10).

Dia bahkan mengetahui tanda-tanda kerusakan tersebut, ketika ada acara wisata di Sungai Comal beberapa bulan yang lalu. Saat itu kedalaman air di dekat lokasi kerusakan diukur dengan menjatuhkan benda ke dasar sungai. Ternyata dasar sungai cukup dalam. Dari hasil pengukuran itu dapat disimpulkan, kerusakan bangunan bisa dipengaruhi adanya pergeseran tanah di dasar sungai yang makin dalam.

Ancam Tanggul

Tiang pancang yang menjadi fondasi bangunan ikut bergeser sehingga bangunan tersebut mengalami retak-retak. Bangunan yang sudah retakretak tersebut kemudian terkena arus sungai yang kuat ketika debit meningkat karena turun hujan. Apabila bangunan tidak segera diperbaiki, bisa mengancam tanggul sungai dan permukiman di dekatnya. Bangunan tersebut merupakan kegiatan Pejabat Pembuat Komitemen(PPK) Sungai Pantai I, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana pada 2015.

Kegiatan saat itu berupa pengamanan banjir Sungai Comal dengan membangun lapisan penutup tanah (ground seal), beton yang melintang sungai dan menancapkan tiang pancang. Konstruksinya dibangun sepanjang 100 meter sejak dari Jembatan Pantura dan 60 meter ke arah hilir di kiri atau kanan sungai. Saat itu juga dibangun damdam, memasang bolder di depan gound seal dengan tujuan agar tidak terjadi erosi. Namun, kondisi saat ini erosi masih terjadi dan merusak bangunan yang nilainya lebih kurang Rp 24 miliar tersebut. (K40-57)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *