Pengajian Perkuatan NKRI Terus Digelar

by

KAJEN – Semarak muharam 1438 H dan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2016 masih terus dilangsungkan di Kabupaten Pekalongan. Setelah berbagai kegiatan digelar, puncak semarak dilaksanakan pengajian di Lapangan Batalyon Infantri 407 Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo.

Di hadapan ribuan pengunjung dari berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyebutkan, pengajian dalam rangka merekatkan kembali tali silaturahmi dalam rangka merangkai kembali ukhuwah nahdliyyah dan dalam rangka mempertahankan NKRI, terus digelar dalam semarak muharam dan peringatan HSN.

’’Karena NKRI adalah amanat dari para ulama, para kiai, dan para pendiri negeri ini agar kita pertahankan di tengah situasi pergaulan global, di tengah-tengah erosi kebangsaan, dan di tengah merebaknya paham keberagamaan yang kadang-kadang mengancam eksistensi NKRI,’’kata Bupati.

Pengajian Semarak Muharam dan Peringatan HSN di Lapangan Batalyon Infantri 407 Wonopringgo yang dihadiri Ketua PCNU KH Muslikh Khudori, diisi oleh pembicara DR Zastrow Al Ngatawi, Ki Ageng Ganjur, serta bintang tamu Mel Sandi dan Candra Malik.

Kembalikan Semangat

Menurut Asip, melalui acara pengajian diharapkan semua masyarakat dapat me-refresh , mengembalikan semangat juang di era pembangunan. Kemudian seluruh anak dan generasi di Kabupaten Pekalongan, diharapkan ikut serta aktif membangun daerah, melalui kegiatan-kegiatan positif.

’’Karena kota kita adalah Kota Santri, maka saya berharap kegiatankegiatan yang berkaitan dengan keagamaan, dakwah Islamiyah, kita adakan terus-menerus guna membuka wawasan,’’terang Asip.

Kesempatan bertemu langsung dengan ribuan masyarakat di Kabupaten Pekalongan tersebut juga dimanfaatkan Bupati untuk menyampaikan inisiatif- inisiatif program pembangunan daerah yang sekarang ini sedang digalakkan.

Di antaranya wacana pemberlakuan jam belajar dan jam mengaji setelah Shalat Magrib di seluruh lingkungan Kabupaten Pekalongan. Kemudian promosi destinasi wisata Petungkriyono yang akan dijadikan sebagai wahana wisata alam.

’’Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bisa datang ke Petungkriyono untuk menikmati sekaligus mensyukuri nikmat Allah Swt karena alamnya yang elok, hutannya yang mempesona, masyarakatnya dari hari ke hari semakin agamis. Insya Allah Pemkab akan konsisten membangun peradaban di Kabupaten Pekalongan, khususnya di Kecamatan Petungkriyono dengan pendekatan kebudayaan,’’ungkapnya. (H52-60)