Pendaftaran Pilkada Pati Diperpanjang Lagi

0
30
Ilustrasi: Istimewa

Ilustrasi: Istimewa

SEMARANG, kecirit.com – Masa pendaftaran pasangan calon di Pilkada Kabupaten Pati diperpanjang lagi. Hal itu terpaksa dilakukan karena tidak memungkinkan melaksanakan Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 533/KPU/IX/2016 Tangal 27 September 2016 perihal Perpanjangan Masa Pendaftaran Pasangan Calon Dalam Pilkada 2017, dalam sehari.

Dalam SE tersebut, Pati yang hanya terdapat satu calon tunggal, maka KPU setempat diwajibkan melakukan sosialisasi pada Parpol. Terkait diperbolehkannya bongkar pasang dukungan. Parpol kemudian bisa mengalihkan dukungan pada pasangan calon lainnya. Agar tidak terjadi calon tunggal.

Namun lantaran sosialisasi harus dilakukan pada parpol secara tatap muka, KPU Pati kesulitan. Alasannya, KPU Pati baru menerima SE tersebut pada Rabu (28/9). Padahal sesuai tahapannya, masa perpanjangan pendaftaran pertama, 28-30 September. “Kan harus nyebar undangan sosialisasi dulu. Parpol juga perlu menjalin komunikasi untuk menggalang dukungan. Masa pendaftaran diperpanjang, kemungkinan 2-4 Oktober. Tapi keputusan pastinya, kami masih menunggu rapat pleno KPU Pati,” kata Joko, Kamis (29/9).

Prediksi Joko terkait pendaftaran diperpanjang pada 2-4 Oktober didasarkan pada PKPU Nomor 9 Tahun 2016. Dalam aturan itu menyebutkan pendaftaran bisa
ditunda maksimal 10 hari dari hari pendaftaran pertama, 21-23 September. Artinya, tanggal 4 Oktober masih masuk hitungan maksimal 10 hari aturan itu. Jika nantinya hasil Pleno KPU Pati seperti prediksi Joko, maka pada tanggal 29 September-1 Oktober harus dilakukan sosialisasi terus menerus.

Dari tujuh daerah di Jateng yang akan menyelenggarakan Pilkada 2017, Kabupaten Pati menjadi satu-satunya yang memiliki calon Tunggal, Bupati Petahana Haryanto maju berpasangan dengan Saiful Arifin. Pasangan ini telah mendaftar di KPU dengan membawa dukungan delapan Parpol yang memiliki 46 kursi. Sementara Partai Nasdem yang memiliki empat kursi belum memberikan rekomendasi. Untuk pencalonan, pasangan calon harus mengantongi rekomendasi parpol dengan jumlah kursi minimal 10. (Hanung Soekendro/CN38/SM Network)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here