Pembangunan Gedung VIP Tak Penuhi Target Waktu

by

SALATIGA – Dewan Pengawas RSUD Kota Salatiga meminta agar manajemen RSUD Kota Salatiga, bertindak tegas dengan memperingatkan pengawas dan kontraktor pembangunan kompleks Gedung VIP. Pembangunan itu diprediksi tidak akan selesai sesuai target, yaitu akhir tahun ini. Komplek Gedung VIPdengan nilai Rp 21,8 miliar itu, diharapkan sudah bisa difungsikan untuk pelayanan kepada masyarakat, pada awal 2017. ”Persoalan sekarang apakah pembangunan gedung tersebut bisa dilaksanakan tepat waktu hingga akhir tahun. Ini yang menjadi penekanan Dewan Pengawas RSUD, agar pengawas proyek dan kontraktor penggarap mampu mengebut pembangunan,” kata Dewan Pengawas RSUD Kota Salatiga, Sri Mulyono, kemarin.

Sri Mulyono meminta agar manajemen RSUD Kota Salatiga sebagai pengguna anggaran, memaksa pengawas dan kontraktor penggarap, agar waktu pekerjaan dan jumlah pekerja ditambah. Termasuk menambah shif kerja, sehingga selama 24 jam penuh, pekerjaan pembangunan tetap bisa dilaksanakan (shif kerja dioptimalkan). Targetnya sudah jelas, pertengahan Desember sebelum tutup kerja akhir tahun, pembangunan sudah rampung. Kekhawatiran Dewan Pengawas RSUD Kota Salatiga, terhadap pembangunan yang tidak bisa selesai tepat waktu, membuktikan bahwa kinerja semua pihak dalam mengawasi pembangunan fasilitas rumah sakit itu, tidak berjalan optimal.

Sesuai Perjanjian

Direktur RSUD Kota Salatiga dokter Agus Sunaryo menjelaskan, pihaknya menargetkan pada awal tahun 2017 gedung baru VIP dapat difungsikan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diakuinya, dirinya telah meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) proyek itu, Joko Supriyanto, agar mengingatkan kontraktor penggarapan Gedung VIP, agar proyek selesai tepat waktu sesuai jadwal yakni 19 Desember. Joko Supriyanto mengungkapkan, dirinya telah menyampaikan hal itu kepada kontraktor. Intinya agar Gedung VIP digarap memenuhi target waktu sesuai perjanjian. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Salatiga, Diah Sunarsasi, menjelaskan pihaknya menerima laporan keterlambatan pembangunan Gedung VIP RSUD Kota Salatiga.

Tetapi dia memberikan apresiasi kepada PPKom, Joko Supriyanto, yang telah mengambil langkah-langkah penyelesaian, dengan memperingatkan pelaksana proyek. Diakuinya dari terget 51% pembangunan pada Oktober ini, ternyata komplek Gedung VIP baru dibangun sekitar 30%. ”Gedung VIP ini dibangun dalam rangka pelayanan RSUD, kami berharap agar dapat selesai dibangun tepat waktu,” ujarnya. (H2-63)