Pasang Muka Tebal, Peserta Tampil “Gila”

by
SISA MAKANAN: Siswa kelas X IPS 3, Dimas tampil menjadi orang gila sedang mengais sisa makanan dari tempat sampah.(kecirit.com/Arie Widiarto)

SISA MAKANAN: Siswa kelas X IPS 3, Dimas tampil menjadi orang gila sedang mengais sisa makanan dari tempat sampah.(kecirit.com/Arie Widiarto)

SEMARANG, kecirit.com – Sejumlah siswa SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang, Sabtu (22/10) terlihat sumringah. Sesekali, mereka tertawa lepas menyaksikan lagak, gaya, dan, tutur bicara teman-temannya satu sekolah yang tampil dalam lomba akting di halaman sekolahnya, Jl Mataram Nomor 657, Wonodri, Semarang Selatan. Ya, guna menarik perhatian para juri yang berada dihadapannya, peserta lomba harus memasang muka tebal. Bahkan, mereka berani “gila” agar peran yang dijalankan bisa maksimal.

Tiap kelas dari mulai kelas X, XI, dan XII berjumlah 32 siswa, wajib mengikuti lomba akting yang digelar dalam rangka bulan bahasa serta menyambut Hari Sumpah Pemuda 2016. Sebelum pentas, peserta mengambil undian guna menentukan tema
lomba. Ada monolog maupun dialog yang menampilkan banyak pemain.

Seorang peserta, Dimas dari kelas X IPS 3 tampil dengan pakaian compang-camping. Ia mendapatkan bagian menjadi orang gila. Lain lagi, tiga peserta dari XI IPS 5 yang menampilkan akting orang mudik hendak liburan dengan naik pesawat.

Koordinator Pelaksana Lomba Bulan Bahasa dan Hari Sumpah Pemuda, Suwi Winarsih mengatakan, lomba akting digelar untuk mengasah bakat dan seni siswa. Ada pun, kriteria penilaiannya ialah kreatifitas, ekspresi, kesesuaian tema, vokal, dan intonasi.”Ini untuk memancing siswa agar tertantang, sekaligus berani tampil didepan banyak orang,” jelas Suwi.

Menurut dia, kegiatan ini positif bagi perkembangan siswa. Ini juga penegasan, bahwa sekolah swasta tidak hanya mengejar profit.”Kami serius mengelola potensi dan bakat murid, sebagaimana amanah yang diberikan orang tua mereka,” jelasnya.

Ketua Panitia Lomba Bulan Bahasa, Willa Audinta mengatakan, lomba ini menampilkan tokoh orang gila, preman insaf, guru memarahi murid, serta kecemburuan seseorang melihat mantan pacarnya berjalan di mal dengan kekasih baru.

Bukan hanya akting, tapi juga ada lomba membaca dan menulis puisi. Tampil sebagai juara I lomba akting adalah Hanim Muktiningtyas (XI IPA 4). Untuk juara I lomba baca puisi dan cipta puisi masing-masing Afinda Nurul Azmi (XI IPA 4) serta Ana Maulida (XI IPS 3). Hadiah uang pembinaan dan piagam dibagikan saat upacara Hari Sumpah Pemuda mendatang.
(Royce Wijaya/CN40/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *