Nodai Gadis di Bawah Umur Terancam 15 Tahun Penjara

by

KARANGANYAR – Tiga pelaku pencabulan gadis di bawah umur di Mojogedang dan Jaten, Karanganyar, terancam dibui selama 15 tahun. Ketiga tersangka dan satu lainnya masih dalam pengejaran telah melakukan pencabulan terhadap gadis yang berusia 15 dan 17 tahun.

Mereka adalah Triyanto (32) dan Sri Widyanto (33), warga Gebyog, Mojogedang, ditangkap petugas setelah mencabuli SA (15) di sebuah vila di Tawangmangu. Adapun Yoga (22), warga Bejen, Karanganyar, ditangkap di Bandung setelah dilaporkan membawa lari pacarnya, IN (17), warga Jati, Jaten. Wakapolres Kompol Prawoko menuturkan, awalnya ada laporan dari orang tua SA, warga Mojogedang, yang anaknya tidak pulang sehari semalam. Saat pulang, kondisi anaknya seperti lunglai. Saat ditanya, pelajar sebuah SMP itu mengaku habis digarap tiga orang.

Orang tuanya langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Karanganyar. Petugas yang bergerak cepat melakukan penyelidikan dan mendapat informasi tiga orang itu yang diketahui pergi membawa SA. ”Namun saat digerebek hanya dua orang ini yang tertangkap, sedangkan satu orang lagi, Eka Suprihyanto (29), warga Gebyog, Mojogedang, keburu melarikan diri dan kini dalam pengejaran petugas. Dialah yang justru menawarkan SA kepada dua orang temannya itu,” kata Wakapolres.

Eka yang lebih dahulu mengerjai gadis itu sepulang sekolah. Dia menjemput SA di sekolahnya, kemudian diajak ke rumahnya dan dikerjai di kamar rumah tersebut. Usai dikerjai, dia kemudian memanggil dua temannya dan mengatakan bahwa gadis itu bisa dipakai. Triyanto dan Sri Wudyanto yang ternyata hidung belang langsung menyetujui dan membawa gadis itu ke sebuah vila di Tawangmangu. Di dalam vila, gadis itu kembali digarap setelah diajak minum bir. Usai melakukan persetubuhan, keduanya membayar gadis itu masing-masing Rp 250.000 dan Rp 200.000. SA lalu dipulangkan ke desanya.

Melarikan Pacar

Saat di rumah itulah ayahnya yang melihat anak gadisnya agak aneh langsung menanyai dan kemudian melapor ke polisi atas tindakan pencabulan tersebut. Kini kedua pelaku dikenai UU No 81/2005 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 32 KUHP tentang Persetubuhan di Bawah Umur dengan penjara maksimal 15 tahun. Sementara itu, Yoga (22), warga Bejen, melarikan pacarnya, IN, warga Jati.

Dia menjemput ke rumah, kemudian mengajak pergi ke Tawangmangu pada pertengahan Agustus lalu. Usai tamasya ke Tawangmangu, ternyata tidak pulang melainkan dibawa pergi ke Bandung, karena lelaki yang mengaku baru pisah ranjang dengan istrinya itu bekerja di sana. Selama seminggu di Bandung dan hidup di sebuah kamar kontrakan, keduanya sudah beberapa kali melakukan hubungan terlarang, sampai kemudian ditangkap polisi anggota Poltabes Bandung, setelah orang tua IN melapor ke Polres Karanganyar. Pada 30 September lalu, Yoga ditangkap aparat Poltabes Bandung dan kemudian diserahkan ke Polres Karanganyar untuk diproses, karena locus delicti ada di wilayah Polres Karanganyar. Dia juga dikenai pasal yang sama, UU Perlindungan Anak dan Pasal 32 KUHP. (an-85)

loading...