MIM Karangtalun Belajar Padamkan Api

by

PURBALINGGA– Sebanyak 52 siswa kelas 1,2,3 MI Muhammadiyah Karangtalun, Kecamatan Bobotsari, belajar memadamkan api di Pos Pemadam Kebakaran Bobotsari, Sabtu (29/10). Siswa mendapat banyak materi yang disampaikan petugas pemadam kebakaran, Teguh.

Dia menunjukkan berbagai peralatan dan baju antiapi yang dimiliki petugas. Siswa juga mendapat kesempatan untuk memadamkan api menggunakan karung basah. Juga kesempatan untuk memadamkan api dengan selang besar dari mobil pemadam kebakaran.

Tidak hanya siswa, para guru pendamping pun dilatih memadamkan api. ‘’Ibu-ibu juga harus bisa memadamkan api, karena yang setiap hari memasak itu mereka,’’kata Teguh.

Jangan Main Api

Kepada para siswa, Kepala Pos Pemadam Kebakaran Bobotsari Arif Wahyudi meminta mereka untuk tidak main-main dengan api, lilin, maupun korek api. ‘’Karena semuanya berpotensi untuk menjadi penyebab kebakaran.

Karena kebakaran itu menimbulkan banyak kerugian. Jadi kalian jangan bermain dengan api,’’pesannya. Kepala MIM Naeli Fajriyah mengatakan, kegiatan itu merupakan kegiatan refreshing setelah anak-anak melaksanakan ulangan tengah semester.

‘’Ini sebetulnya sudah diprogramkan lama, namun baru bisa terlaksana sekarang. Tujuan kegiatan ini agar anak tahu teknik sederhana memadamkan kebakaran skala kecil,’’katanya. Dia menuturkan, yang namanya musibah kebakaran itu bisa terjadi kapan saja. Sebab kehidupan manusia tidak bisa lepas dari api. Jadi, perlu menguasai cara memadamkan api.

‘’Kalau kelas 1,2,3 ke pemadam kebakaran, siswa kelas 4,5,6 ke objek wisata Purbasari Pancuran Mas. Mereka berenang dan membuat laporan kegiatan di sana,’’katanya. Jadi, di objek wisata itu siswa mempraktikkan pelajaran olahraga, yakni berenang, Bahasa Indonesia karena membuat laporan, serta IPAkarena mengamati kehidupan ikan dan unggas di sana.

‘’Diharapkan dengan kegiatan keluar ini siswa tidak jenuh belajar dan menambah wawasan baru. Ke depan kami akan mengunjungi Perpustakaan Daerah,’’katanya.(F10-55)

loading...