Merica Terserang Penyakit, Petani Karangtengah Mengeluh

0
48
Foto ilustrasi: bibitbunga.com

Foto ilustrasi: bibitbunga.com

WONOGIRI, kecirit.com – Sejumlah petani di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri mengeluh karena banyak tanaman lada atau merica yang terserang penyakit. Mereka berharap Pemkab memberi bimbingan atau penyuluhan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Seperti diutarakan Jumari, petani Desa Jeblogan, Kecamatan Karangtengah. Dia mengungkapkan, wilayah kecamatan tersebut terkenal sebagai salah satu penghasil lada.

Namun, banyak tanaman lada yang terserang penyakit. “Tanaman bisa mati setiap saat. Hanya dalam waktu empat hari, tanaman bisa mati total,” katanya saat mengikuti dialog bersama Bupati Wonogiri di pendapa Kecamatan Karangtengah, baru-baru ini.

Oleh karena itu, dia berharap Pemkab turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut. “Kami minta bimbingan dari Pemkab. Sebab, tanaman lada sangat membantu perekonomian masyarakat. Selain itu, perkebunan kami banyak dikunjungi dari daerah lain, seperti dari Kabupaten Pacitan,” pintanya.

Perlu diketahui, harga lada atau merica dari tangan petani saat ini berkisar Rp 110.000-130.000 per kilogram. Tahun lalu, harganya pernah menyentuh Rp 200.000 per kilogram.

Menanggapi hal itu, Bupati Wonogiri, Joko ‘ Jekek’ Sutopo mengatakan, merica merupakan salah satu komoditi andalan Kecamatan Karangtengah untuk menggerakkan roda perekonomian. Upaya pemberantasan penyakit tanaman dilakukan melalui proses kajian.

Dia mencontohkan, penyakit bakteri pembuluh kayu cengkih pernah menyerang perkebunan cengkih di Kecamatan Girimarto. “Hasil penelitian dari UGM, tanaman cengkih yang terserang penyakit itu harus ditebang dan dikubur. Kemudian di sekitarnya tidak boleh ditanami tanaman sejenis selama lima tahun,” katanya.
(Khalid Yogi/CN41/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here