Menulis Laporan Kunjungan

by
Berikut ini ialah bahan Bahasa Indonesia Kelas V SD mengenai cara Menulis Laporan  Kunjungan.
Ingatkah kau dengan acara menulis di Semester 1?  Bekal kemampuan ini mempunyai kegunaan untuk mempelajari jenis kegiatan  menulis lainnya, yakni menulis laporan. Laporan ialah tulisan  yang berisi hasil pengamatan terhadap sebuah daerah atau suatu  pekerjaan.  Isi  laporan  ialah  hal-hal  penting  yang  berkaitan  pribadi dengan tanggung jawab yang dibebankan kepada si  pembuat laporan.
Ketika akan menulis laporan, kau perlu memerhatikan  langkah atau tahapan berikut.
1.  Buatlah teladan pertanyaan perihal hal yang perlu kau
ketahui.
Contoh:
•     Siapa yang ke sana?
•     Apa nama  daerah yang kau kunjungi?
•     Dimana letak daerah itu?
•     Bagaimana pengalamanmu disana?
2.  Buatlah  buram  awal  dengan  menjawab  pertanyaan  itu.  Buram  awal  adalah  bentuk  kasar  dari  sesuatu  yang  akan  dikerjakan,  seperti  rancangan  atau  konsep  sebuah  laporan.
Contoh:
•.     Aku, adik, sepupu, kakak, dan pamanku.
•     Kami mengunjungi Gedung Merdeka.
•     Gedung Merdeka terletak  di Jalan  Asia Afrika,Bandung.
•     Kami melihat banyak koleksi  peninggalan Konferensi Asia Afrika.
3.  Laporan kunjungan. Laporan kunjungan ini diungkapkan  dengan bahasa yang baik dan jelas,  mengungkapkan fakta atau bukti, dan menarik untuk dibaca. Selain itu, hendaknya  sebuah laporan juga memuat maksud dan tujuan perjalanan, waktu  dan  tempat,  kegiatan  yang  dilakukan  selama  kunjungan, serta hasil dan kesimpulan kunjungan.
Berikut ini teladan laporan kunjungan.
 Berikut ini ialah bahan Bahasa Indonesia Kelas V SD mengenai cara Menulis Laporan Menulis Laporan Kunjungan 
                                                        Laporan Kunjungan
A.
1.  Tempat tujuan   :  Gedung Merdeka
2.  Tempat pemberangkatan  :  Jakarta
3.  Daerah yang dilalui :  Kota  Bogor,  Puncak,  Cianjur,  dan  Kota Bandung
4.  Lama perjalanan   :  4 jam
5.  Alat transportasi   :  mobil
B.
Pengalaman yang berkesan  : 
 –  Beriringan dengan kendaraan lain sangat  menyenangkan.
–  Pemandangan  yang  dilihat  selama perjalanan  melewati  Puncak  Bogor sangat mengesankan.
–  Kota Bandung sangat indah dilihat.
C.  Kesimpulan hasil kunjungan:
Pada hari Minggu, kami pergi ke Gedung Merdeka. Kami berangkat dari Jakarta  pukul 9.00 dan datang di Bandung pukul 12.00. Gedung Merdeka yang berlokasi  di Jalan Asia Afrika 65, Bandung, dibangun pada tahun 1885. Pada waktu itu,  Gedung Merdeka masih berupa bangunan sederhana yang sering digunakan  sebagai daerah santai sambil minum-minum.  Pada 1920 dan 1928, gedung tersebut diperbaiki oleh dua arsitek Belanda,  Van Gallen Last dan C.P. Wolff Shoemaker. Gedung ini diberi nama Sociteit  Concordia. Pada 1955, gedung tersebut diperbaiki lagi oleh Ir. R. Srigati Soegiri  dan berubah nama menjadi Gedung Merdeka. Gedung ini menjadi daerah yang  sangat populer di dunia alasannya ialah pada 18–24 April 1955 digunakan sebagai tempat  Konferensi Asia Afrika.