Manfaatkan Peluang Bonus Demografi 2020-2035

by
BERI HADIAH: Wakil Bupati Soetadi memberikan hadiah pada salah seorang pemenang lomba dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10). (Foto: kecirit.com/Trisno Suhito)

BERI HADIAH: Wakil Bupati Soetadi memberikan hadiah pada salah seorang pemenang lomba dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10). (Foto: kecirit.com/Trisno Suhito)

BATANG, kecirit.com – Bonus demografi menjadi peluang yang sangat strategis bagi Indonesia untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi. Ini tidak lepas dari dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan. Di Indonesia , dalam rasio sederhana, saat ini di setiap 100 penduduk Indonesia, terdapat 64 orang yang berusia produktif. Sementara sisanya 46 orang adalah usia anak-anak dan lansia.

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Soetadi sebagai pembina upacara saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jum’at (28/10).

” Rasio usia produktif di atas 64% sudah lebih dari cukup bagi Indonesia untuk melesat menjadi negara maju. Itu adalah rasio usia produktif terbaik Indonesia yang mulai kita nikmati nanti tahun 2020 dan akan berakhir pada tahun 2035,” ujarnya.

Dijelaskan, data demografi Indonesia berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2014 menyebutkan, jumlah pemuda di Indonesia dengan range usia antara 16-30 tahun berjumlah 61,8 juta orang. Itu berarti 24,5% dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang.
Secara kuantitas, angka 24,5% ini cukup besar dan bagus untuk perkembangan bangsa ke depan.

” Ditambah lagi dalam waktu dekat ini mulai Tahun 2020 sampai 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan bonus demografi. Dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa,” tuturnya.

Ditambahkan, saat ini banyak pemuda Indonesia telah menorehkan prestasi besar. Seperti Rio Heryanto, pemuda berusia 23 tahun yang berhasil masuk balap mobil internasional F1. Ada juga Tantowi Yahya dan Liliana Natsir yang mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade Rio de Jeneiro Brasil dengan meraih emas di cabang bulutangkis. Ada nama Joe Taslim, aktor muda yang berhasil mengguncang panggung Hollywood melalui film Fast And Furious dan Livi Zheng, sutradara muda usia 27 tahun asal Blitar Jawa Timur yang berhasil mengguncang panggung perfilman Hollywood melalui karya-karya berkelasnya.

Data BPS menyebutkan bahwa Industri Kreatif hari ini menyumbang tidak kurang dari 7 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Sebuah kontribusi yang tidak bisa dianggap kecil di tengah pelambatan ekonomi dunia. Indonesia juga memiliki ratusan CEO muda di bidang teknologi informasi yang dipercaya perusahaan internasional seperti pendiri Gojek Nadiem Makarim, CEO Bukalapak.com Achmad Zaky dan lainnya.

” Hari ini adalah hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia, terutama di mata dunia,” tuturnya.

(Trisno Suhito/CN19/RED_KECIRIT NEWS UPDATE)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *