Manfaatkan Karbit Untuk Pengganti Elpiji

0
39

SAAT ini, masyarakat Indonesia sudah meninggalkan minyak tanah untuk bahan bakar rumah tangga. Sebagai penggantinya, mereka sudah terbiasa menggunakan gas elpiji sesuai anjuran pemerintah.

Gas elpiji dipandang lebih efisien dan murah. Selain itu, bisa mengurangi ketergantungan pada minyak bumi yang harganya fluktuatif. Namun sering kali terdengar berita terjadi kelangkaan gas elpiji sehingga harga di tingkat pengecer pun ikut melambung. Dengan melihat hal itu, Alden Ganendra MPK, siswa kelas 8 SMP Islam Program Khusus (IPK) Muhammadiyah Delanggu, Kabupaten Klaten mencoba menggunakan sumber energi alternatif pengganti gas elpiji. Gas yang diperoleh dari reaksi kalsium karbida atau yang umum disebut karbit dengan air, yakni gas asetilen (C2H2).

Wakili Jateng

Remaja kelahiran Denpasar, 28 Oktober 2002 itu meneliti gas dari karbit itu dalam ekstrakulikuler Karya Ilmiah Remaja (KIR) di sekolahnya, sejak tiga bulan terakhir. Di bawah bimbingan, Endah Sulistyowati dan Dona Setiawan, dia meneliti pemanfaatan gas asitelin sebagai bahan bakar.

Karya yang diberi judul ‘’Gas Asetilen Sebagai Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan’’ berhasil menang dalam Lomba Penelitian Siswa Nasional (LPSN) tahun 2016 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kini dia mewakili maju mewakili Jateng ke LPSN tingkat nasional di Jakarta.

‘’Saya meneliti sumber bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan sekitar 3 bulan. Dari reaksi kalsium karbida (CaC2) yang terkena air maka akan menghasilkan gas asetilen. Gas tersebut yang digunakan sebagai pengganti gas elpiji,’’ kata remaja yang hobi berenang dan main sepak bola itu.

Putra semata wayang pasangan Bayu Setia Hardiyanto dan Farida Kusumastutik, warga Dukuh Rejosari, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Klaten itu menggunakan tabung bekas freon AC mobil untuk tempat mereaksikan karbit. Tabung dilas kuningan agar rapat, kemudian ditambah kompresor dan pompa di bagian atasnya. ‘’Dalam percobaan yang saya lakukan di laboratorium, 100 gram kalsium karbida ditambahkan air sebanyak 600 milli liter. Kemudian untuk memberikan tekanan, dipompa sebanyak 15 kali untuk menghasilkan tekanan sebesar 2,5 psi. Tiap 1 gram CaC2 akan menghasilkan tenaga 00 kalori,’’ katanya.

Gas bertekanan dalam tabung disalurkan ke kompor dengan selang, seperti bila menggunakan gas elpiji. Gas tersebut bisa digunakan untuk memasak makanan atau air.

Berdasarkan perhitungan kasar yang dilakukan, gas dari karbit itu lebih hemat dan pembakarannya lebih efisien dibandingkan dengan gas elpiji. Senin (28/9), Alden akan beradu hasil penelitian dengan siswa terbaik dari semua provinsi di tanah air, setelah menjalani masa karantina selama tiga hari di Semarang untuk memantapkan persiapan. Dua guru pendampingnya pun ikut ke Jakarta Dia berharap karyanya bisa berguna dalam kehidupan seharihari. ( Merawati Sunantri-50)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here