Mahasiswa Penerima Beasiswa LPDP di Australia Bahas Problem Kebangsaan

by
Foto: istimewa

Foto: istimewa

MELBOURNE, kecirit.com – Sebanyak 219 mahasiswa asal Indonesia yang menerima beasiswa LPDP di Australia menggelar diskusi problem kebangsaan Indonesia di Monash University Australia, Selasa (25/10). Diskusi tersebut mengangkat tema “Indonesia at the Crossroad: Society, Identity, and Change”.

Diskusi kebangsaan digelar setiap bulan secara bergantian di berbagai kampus di negara bagian Victoria seperti Monash University, University of Melbourne, La Trobe University atau RMIT University.

Berbagai isu-isu strategis Tanah Air juga dibahas oleh penerima beasiswa yang sedang menempuh studi di berbagai kampus di Australia ini. Mulai dari topik kesehatan, hukum, pendidikan, politik, hingga sosial-keagamaan.

Dr. Imam Taufieq, Wakil Rektor II UIN Walisongo Semarang bertindak sebagai keynote speaker mengemukakan pandangannya tentang identitas Islam di Indonesia. “Yang terpenting bagi kita sebagai warga bernegara adalah melakukan dialog dengan orang lain yang memiliki perbedaan pandangan dan keyakinan. Karena sejatinya kebenaran tidaklah tunggal dalam kebangsaan kita.”

Ia menambahkan bahwa potensi konflik di Tanah Air sangat mengkhawatirkan. “Kasus pilkada di Jakarta dan kasus sektarian lainnya di seluruh penjuru Indonesia ini menjadi bukti potensi konflik di Indonesia,” tambahnya.

Dewi Savitri Wahab, selaku pimpinan Konsulat Indonesia di Melbourne berpesan bahwa mahasiswa yang lulus dari Australia seharusnya bisa mengaplikasikan ilmu dan memberi kontribusi kepada bangsa. “Nilai-nilai, ilmu, dan pengalaman yang didapatkan selama belajar di Australia hendaknya bisa diaplikasikan di Tanah Air tentu dengan adaptasi yang sesuai dengan kondisi di Tanah Air,” ungkapnya.

(Linda Putri/ CN33/ SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *