Longsor dan Jebol, Dua Titik Tanggul Dipantau

by
BEKAS LONGSORAN: Beronjong yang dibuat pada bekas longsoran di Kali Samin, Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. (kecirit.com/Asep Abdullah)

BEKAS LONGSORAN: Beronjong yang dibuat pada bekas longsoran di Kali Samin, Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. (kecirit.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, kecirit.com – Koramil 10/Mojolaban mengharapkan finishing pembuatan beronjong di bantaran Kali Samin, Desa Tegalmade, Kabupaten Sukoharjo dipercepat, karena musim hujan sudah mulai datang.

Danramil 10/Mojolaban Kapten (Inf) Suyadi mewakili Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol (Inf) Taufan Widiyantoro sudah meminta Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), mempercepat pembuatan beronjong di bekas longsor itu. Bahkan pihaknya dalam waktu dekat, juga melakukan perbaikan tanggul serupa yang terletak di bantaran Kali Sabak, Desa Dukuh.

“Letaknya tidak jauh dari Kali Samin. Belum lama jebol. Tapi perbaikan oleh Koramil dengan warga,” ungkapnya, Jumat (30/9).

Manurut Suyadi, jika pembuatan beronjong segera kelar, akan menenangkan sekitar 600 jiwa di sekitar tanggul. Yakni terdiri dari RT 3 RW 2, RT 1 RW 3 dan RT 2 RW 2. Sementara tanggul di Kali Sabak, hanya berdampak pada 35 hektare lahan pertanian saja. Pasalnya di kawasan itu, jauh dari permukiman warga.

“Jadi ada dua titik tanggul longsor dan jebol yang kami pantau. Di Kali Sabak, kita menunggu penutupan irigasi Dam Colo dahulu, agar perbaikan di sana lebih efektif,” terang dia.

Dia menjelaskan, pemantuan di titik itu, dikarenakan Koramil 10/Mojolaban mendapatkan adanya laporan pertama dari warga. Khususnya di bantaran Kali Samin, Desa Tegalmade yang beberapa bulan lalu mengalami longsor setinggi 10 meter. Apalagi pihaknya meneruskan laporan dari warga ke BBWSBS, sehingga langsung diperbaiki.

“Makanya itu, kami masih mempunyai kewajiban untuk ikut memonitoring di lapangan. Apalagi musim hujan sudah mulai datang. Harus cepat kelar,” tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Penata Teknik BBWSBS, Tri Widodo mengaku sudah meminta pekerja di lapangan segera menyelesaikan pembuatan beronjong. Mengingat sejumlah warga juga sudah menanyakan soal perbaikan tebing penahan banjir yang longsor itu. Menurut dia, perbaikan sudah sampai pada tahap finishing.

“Tinggal melakukan pengurugan tanah dan perataan tanggul. Kami usahakan segera kelar. Kami akui, saat ini hujan sudah mulai datang. Sementara tanggul belum selesai,” aku dia.

(Asep Abdullah/CN39/SM Network)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *