Lawan Persepam, Tugas Berat PSS Cari Satu Poin

by
Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

SLEMAN, kecirit.com – Tugas berat diemban skuat PSS Sleman kala menantang tuan rumah Persepam Madura Utama dalam lanjutan babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B di Stadion Ahmad Yani, Minggu (30/10). Setidaknya untuk mencuri poin pun, Super Elang Jawa dipastikan harus bekerja keras mengingat Persepam bukanlah lawan yang mudah ditaklukan.

Arsitek PSS Seto Nurdiyantoro memastikan timnya tidak akan gentar meski harus berlaga di kandang lawan. Meski Persepam sukses mencuri satu poin saat berlaga di markas PSS beberapa waktu lalu. Bahkan pelatih muda asal Kalasan Sleman itu berjanji tidak akan memasang strategi bertahan untuk timnya.

“Saya tidak suka main bertahan. Pertandingan tidak akan menarik. Saya tetap instruksikan pemain bermain seperti biasa, menyerang. Tidak ada kendala lapangan dan pemain sudah siap 200 persen buat pertandingan besok,” jelas Seto, Jumat (28/10).

Meski tidak diperkuat Eko Pujianto karena masih harus menjalani hukuman, Seto menegaskan lini belakangnya tidak mudah ditembus. Waluyo sudah sembuh dari cedera. Duetnya dengan Saefudin bersama duo sayap, Eka Angger dan Oya Winaldo dijanjikannya akan merepotkan Persepam. Apalagi tuan rumah tidak akan diperkuat Reza Mustofa, Sang Super Sub karena menjalani hukuman yang sama dengan Eko Pujianto.

“Kami tidak boleh inferior di kandang lawan. Kalau inferior, sama saja bunuh diri karena pasti main berantakkan. Masalah di pertahanan sudah beres. Lini serang juga sudah membaik dengan sembuhnya Dave. Absennya Aulia Ardi saya kira tidak jadi masalah,” tegas Seto.

Di kubu lawan, pelatih Persepam  Jaya Hartono juga tak mau kalah dengan tekad PSS. Sukses mencuri poin di pertemuan pertama menurutnya bakal menjadi bekal berharga untuk timnya. Jaya pun juga tak sungkan membeberkan strategi yang akan dipakai melawan tim bekas yang pernah ditanganinya itu. Jaya mengaku akan membagi tugas para gelandang.

Faris Aditama masih akan difungsikan sebagai gelandang box to box sedangkan Habibi difungsikan merusak kreatifitas gelandang PSS. Saat situasi deadlock, Persepam akan mencoba peruntungan di bola-bola mati. Jaya akan bertumpu pada penendang bebas andalan seperti bek Ardi Idrus yang mencetak satu-satunya gol saat menang melawan Kalteng Putra di kandang.

(Gading Persada / CN26)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *