Lawan Persepam, PSS Tak Diperkuat Eko Pujianto

by
Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

Foto: kecirit.com / Dananjoyo Kusumo

SLEMAN,kecirit.com – Kekuatan PSS Sleman saat melawat ke kandang Persepam Madura Utama dalam laga perdana putaran kedua babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B dipastikan tereduksi seiring dengan belum bisa dimainkannya stoper andalan mereka, Eko Pujianto.

Praktis, Skuat Super Elang Jawa untuk ketiga kalinya masih belum bisa diperkuat eks pemain PSIM Yogyakarta itu. Bek ngotot ini ternyata masih belum bisa diturunkan karena harus menjalani hukuman tambahan satu kali pertandingan menyusul kartu merah dalam insiden bersama Reza Mustofa di leg pertama melawan Persepam di Maguwoharjo International Stadium (MIS) Sleman, awal Oktober ini.

“Kabar terakhir, Eko masih harus menjalani satu hukuma pertandingan. Lagi-lagi kami belum bisa tampil <I>full<P> tim di pertandingan pertama putaran kedua nanti,” keluh Seto Nurdiyantoro selaku pelatih kepala PSS, Kamis (27/10).

Absennya Eko untuk kesekian kalinya memang menjadi kerugian bagi PSS. Pasalnya, dua bek berposisi sama, Bagas Adi Nugraha dan Waluyo juga masih belum pulih benar dari cedera.

Keduanya sempat dimainkan saat laga uji coba melawan Baturetno di Paskhas dan mengikuti latihan reguler, namun Seto sempat menyatakan keduanya sempat mengeluh sakit akibat cedera bawaan. Praktis, saat ini tim tersebut tinggal memiliki dua bek tengah yakni Saefudin dan Muhammad Rudi yang fit dan siap ditampilkan.

Sejatinya sang juru taktik pun masih bisa memasang Oya Winaldo menjadi tandem Saefudin jika dia masih enggan memberikan tanggung jawab kepada Muhamamd Rudi untuk mengawal pertahanan PSS.

Namun, keputusan itu tidak menyelesaikan masalah seiring kondisi bek kanan Denny Rumba yang masih diragukan ditambah dengan masih cederanya Rama Yoga membuat posisi bek kanan juga rawan. Padahal Oya kerap jadi alternatif untuk mengisi posisi-posisi itu.

Masalah juga menjalar ke lini tengah. Aulia Ardhi yang dipersiapkan menjadi duet Dirga Lasut di sektor gelandang bertahan ternyata kondisinya juga meragukan. Begitu juga dengan Dave Mustaine.

Seto mengakui kondisi ini membuatnya berpikir keras sambil berharap para pemain pulih menjelang pertandingan. Memaksakan pemain yang cedera diturunkan bukan keputusan bijak mengingat cedera yang sewaktu-waktu kumat dan mengancam masa depan pemain.

(Gading Persada / CN26)

loading...