Kuota Haji 2017 Belum Bertambah

by

PURWOKERTO – Kuota haji pemberangkatan 2017 di wilayah Kabupaten Banyumas belum ada penambahan. Pernyataan tersebut ditegaskan kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, menanggapi kabar yang beredar di sejumlah sosial media belakang ini.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Banyumas, Amirudin, informasi tersebut disampaikan untuk mengantisipasi upaya penipuan terhadap calon jamaah haji, mengingat banyak beredar kabar, mulai tahun depan kuota haji untuk Banyumas ada penambahan sampai 100 ribu orang. “Kabar itu tidak benar, dan para calon jamaah haji harus berhatihati terhadap segala bentul upaya penipuan.

Untuk mendapatkan informasi akurat terkait haji, lebih baik datang langsung ke kantor Kemenag,” katanya, kemarin. Pihaknya mengaku mendengar kabar tersebut dan sudah ada sejumlah warga yang datang menanyakan. Ia menegaskan, sampai saat ini, pihaknya belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat adanya penambahan kuota haji untuk 2017.

“Kabar Banyumas bakal penambahan tambahan kuota haji sampai 100 ribu tersebut tidak benar,” tandasnya. Dia menyampaikan, justru tahun ini, kuota haji Banyumas mengalami pengurangan sampai seribu. Seharusnya mendapat kuota 1.859, berkurang menjadi 859 orang. Calon jamaah haji Banyumas ini terbagi dalam 4 kloter, yaitu kloter 10, 11,52 dan 54.

Dan untuk keberangkatan calon jamaah haji dibagi dalam dua tahap, yaitu kloter 10 dan 11 berangkat pada 11-12 Agustus lalu dan kloter 52 ñ 53 berangkat pada 27-28 Agustus lalu. Amirudin menghimbau, masyarakat yang berniat menunaikan ibadah haji agar menanyakan informasi seputar haji langsung ke kantor Kemenag. Saat ini, katanya, masa tunggu keberangkatan haji untuk Banyumas sampai 22 tahun.

Khasanah, warga Kelurahan Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara mengaku mendengar kabar adanya penambahan kuota haji untuk Banyumas melalui media sosial dan beberapa tetangganya. Dia mengaku senang mendengar kabar tersebut dan berniat segera mendaftar. “Untuk memastikan kabar ini, saya mencoba bertanya ke pihak Kemenag dan ternyata kabar tersebut tidak benar,” ujar dia. (G22-45)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *