Kumpulan Kata Kata Mutiara Dalam Novel & Film Dilan 1990

by

 Novel yang menceritakan wacana kisah dua orang  anak muda yang saling menyayangi Kumpulan Kata Kata Mutiara dalam Novel & Film Dilan 1990

 KATA KATA MUTIARA DALAM NOVEL & FILM DILAN 1990  –

Novel berjudul “Dilan” karya Pidi Baiq, kembali muncul di awal tahun 2018. Bagaimana tidak, Novel yang menceritakan wacana kisah dua orang anak muda yang saling mencintai, mereka berjulukan “Dilan”, dan “Milea”. Dua tugas yang menjadi tokoh utama di Novel ini. Dilan digambarkan seorang anak yang cerdas, pintar, namun sedikit nakal. Sedangkan “Milea” yakni murid yang gres saja pindah dari jakarta.
Novel ini menjadi sangat terkenal dikarenakan kisah ceritanya yang sangat romantis. Disisi lain, Dilan yang sangat puitis seringkali menunjukkan kata kata mutiara romantis kepada Milea, dan hal ini sering membuat para pembaca novel ini menjadi baper.
Selain itu, Metode pendekatan (PDKT) Dilan dan Milea juga menggunakan cara yang unik dan tak biasa dilakukan oleh pria lain ketika mendekati Milea. Contohnya ketika Milea berulang tahun, Dilan menunjukkan sebuah TTS (Teka Teki Silang) kepada Milea untuk hadiah ulang tahunnya. Namun yang uniknya, TTS tersebut mempunyai kalimat yang berbunyi ““Selamat Hari Lahir Melia, Ini saya persembahkan hadiah untuk kamu, Hanya sebuah TTS, tapi semuanya sudah saya isi, saya cinta kamu, saya tidak ingin kau jadi pusing lantaran mengisi TTS ini”. Sungguh Romantis.
Itu yakni sebagian sinopsis yang ada di Novel Dilan. Bahkan dongeng dari Novel ini telah diangkat ke layar lebar (Film) dengan judul “Dilan 1990” yang dirilis pada tanggal 25 Januari 2018. Tentu film tersebut membuat kita semua penasaran, selain menunggu ibarat apa jalan dongeng film-nya, mungkin kita juga ingin tau dengan kalimat-kalimat puisi romantis yang di ucapkan “Dilan” Kepada “Milea”.
Nah berikut ini yakni beberapa kata kata mutiara cinta dari Novel Dilan.

                                           KATA KATA MUTIARA NOVEL DILAN

Biarpun, Bagaimanapun, tidak ada yang akan baik-baik saja wacana sebuah perpisahaan.

Kalau kau bohong, itu hak kamu. Asal jangan saya yang bohong ke kamu.

Jika hujan, saya tak akan memberimu jaket, lantaran jikalau saya sakit, kemudian siapa yang akan menjagamu ?.

Dia baik, jadi saya takut menyakitinya.

Aku rindu kamu! Itu, akan selalu.

Kalau suatu ketika nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahuku ?. Agar saya sanggup pribadi berlari menemuimu.

Kalau mencintaimu yakni kesalahan. Yasudah, agar saya salah terus saja.

Milea, kau cantik, tapi saya belum mencintaimu. Gak tahu kalau sore, tunggu saja !!

Nanti kalau kau mau tidur. Percayalah, saya sedang mengucapkan selamat tidur dari jauh. Namun kau gak akan denger.

Malam ini, kalau tidur jangan ingat aku, ya! Tapi kalau mau, silahkan. -Dilan

Jangan tiba ke wanita untuk membuat beliau mau, tetapi datanglah ke wanita untuk membuat beliau senang. Kalau kau tidak setuju, tetapi saya begitu.

Selamat ulang tahun, Milea. Ini hadiah untukmu, cuma TTS. Tapi sudah ku isi semua. Aku sayang kamu. Aku tidak mau kau pusing lantaran harus mengisinya.

Sekarang kau tidur. Jangan begadang. Dan jangan rindu. “Kenapa?”. Berat, kau gak akan kuat, agar saya saja.

Kalau saya jadi presiden yang harus menyayangi seluruh rakyatnya, aduh, maaf, saya niscaya tidak sanggup lantaran saya cuma suka milea.” -Dilan

Terkadang rindu hadir di luar nalar. Ingin segera berlari dan terbang menghampiri !

Aku mencintaimu. Biarlah, ini urusanku. Bagaimana engkau kepadaku, terserah itu urusanmu.

Kamu bahagia mikirin aku. “Seneng dan Bingung gimana cara berhentinya”. Kenapa ? “Maunya deket kau terus, kalo deketkan ga perlu mikirin”

Cinta mungkin aneh, tapi dengan orang ibarat beliau di dunia, berdasarkan saya kerasa lebih asyik, kerasa lebih seru dan menyenangkan.

Cemburu itu hanya untuk orang-orang yang tidak percaya diri. “Jadi”, ya kini saya sedang tidak percaya diri.

Meskipun, perasaan cemburu itu normal di dalam sebuah hubungan, saya tidak ingin terjebak oleh itu lantaran saya sangat benci merasa cemburu.

Dia tidak hebat, tidak, malah mungkin biasa saja. Tapi beliau sanggup membuatku bahagia hanya dengan hal sederhana. – Milea.

Jangan menangis, lantaran kau yakni alasan seseorang tersenyum.

“PR-ku yakni merindukanmu. Lebih besar lengan berkuasa dari Matematika. Lebih luas dari Fisika. Lebih kerasa dari Biologi.” Dilan

Jangan bilang ke saya ada yang menyakitimu. Nanti besoknya, orang itu akan hilang.

Terima kasih, Dilan. Kamu pernah mau kepadaku. Dan kini, biarkan saya kalau selalu ingin tahu kabarmu.

“Walau tubuhku di situ, tetapi pikiranku terus mengembara ke Dilan. Sungguh, saya tidak pernah berpikir akan menyayangi orang lain selain Dilan. saya hanya ingin Dilan.” -Milea

Bolehkan saya punya pendapat. Ini wacana beliau yang ada di bumi. Ketika Yang Mahakuasa membuat dirinya, kukira beliau ada maksud mau pamer.

Aku gak berakal cemburu. Malahan, kalau kau ninggalin aku, saya gak sanggup apa-apa. Bisaku cuma mencintaimu.

Dan tetaplah denganku, hingga engkau terbiasa bersama semua hal yang berkaitan denganku.
Aku sedang berbohong jikalau saya menyampaikan bahwa saya tidak kecewa, tapi saya tidak ingin mempunyai pikiran yang jelek wacana kekerabatan cinta yang putus.